Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat sejumlah komoditas pangan secara umum, mulai beras, bawang, gula pasir, hingga telur ayam ras, mengalami penaikan, Senin (30/9).
Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas pukul 07.40 WIB, harga beras premium di tingkat pedagang eceran naik 0,65% atau Rp100 menjadi Rp15.580 per kg. Harga beras medium naik 0,37% atau Rp50 menjadi Rp13.620 per kg. Sementara, beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) Bulog turun 0,32% atau Rp40 menjadi Rp12.510 per kg.
Selanjutnya harga bawang merah naik 2,09% atau Rp580 menjadi Rp28.370 per kg. Bawang putih bonggol juga naik 4,30% atau Rp1.700 menjadi Rp41.220 per kg.
Baca juga : Sejumlah Harga Pangan Pokok terus Meroket
Begitu pun cabai merah keriting, harganya naik 0,80% atau Rp250 menjadi Rp31.640 per kg.
Harga daging ayam ras juga naik 5,17% atau Rp1.780 menjadi Rp36.180 per kg. Sama halnya Harga telur ayam ras yang naik 5,58% atau Rp1.580 menjadi Rp29.880 per kg.
Kemudian, harga minyak goreng kemasan sederhana naik 2,76% atau Rp500 menjadi Rp18.610 per kg.
Harga tepung terigu curah terpantau naik 1,97% atau Rp200 menjadi Rp10.330 per kg, dan tepung terigu noncurah naik 1,90% atau Rp250 menjadi Rp13.380 per kg. (Ant/Z-11)
Bulog memiliki cadangan beras sekitar 25 ribu ton yang terus bergerak seiring dengan proses distribusi dan penyerapan gabah dari petani.
Beras premium kelas I yang sebelumnya Rp14.400 per kg menjadi Rp15.200 per kg dan beras premium kelas II naik dari Rp 14 ribu kg menjadi Rp14.800 per kg
Daging sapi dijual Rp 140 perkg, daging ayam Rp 39 ribu perkg, telur telur ayam Rp 29 ribu hingga Rp 31.500 per kg.
HARGA beras di Sukabumi, Jawa Barat, terpantau naik pada 5 Maret 2026. Harga beras premium menjadi rata-rata Rp15.000 per kg.
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Di Pasar Sumber, Kabupaten Cirebon, untuk beras kualitas bawah I tercatat Rp14 ribu per kilogram dan bawah II Rp13.500 per kilogram.
PEMERINTAH Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), menggencarkan berbagai langkah untuk menjaga stabilitas harga pangan menjelang dan selama Ramadan.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyampaikan mayoritas komoditas strategis berada dalam posisi surplus menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026.
TIM Pengendalian Inflasi Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (TPID DIY) memantau harga dan stok pangan dengan langsung meninjau ke lapangan.
Satgas Pangan dan Bapanas Perketat Pengawasan Minyak Goreng hingga Beras
Harga beras medium di Pasar Sidodadi Cilacap berada pada kisaran Rp13.000–Rp13.500 per kg dan beras premium Rp14.000–Rp14.500 per kg.
Peluncuran GPM serentak telah dimulai sejak 9 Februari 2026 dan akan berlangsung secara bertahap di berbagai wilayah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved