Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH Provinsi Riau memastikan roda pemerintahan tetap berlanjut usai operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Gubernur Riau Abdul Wahid dan delapan orang lain yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT).
Ketua DPR RI Puan Maharani merespons soal Gubernur Riau Abdul Wahid yang kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih memeriksa Gubernur Riau Abdul Wahid dan delapan orang lain yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT).
Operasi yang menjaring Abdul Wahid itu merupakan OTT keenam yang dilakukan KPK sepanjang tahun 2025. Sebelumnya, KPK telah menggelar lima OTT di berbagai daerah dan kementerian.
Ketua DPR RI Puan Maharani merespons soal Gubernur Riau Abdul Wahid yang kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Ketua MPR RI Ahmad Muzani merespons soal Gubernur Riau Abdul Wahid yang kena operasi tangkap tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Juru bicara KPK Budi Prasetyo menyebut status hukum mereka dibeberkan melalui konferensi pers. Masyarakat diharap bersabar.
Keberangkatan Gubernur Riau Abdul Wahid diketahui dari petugas Ruang VIP Lancang Kuning Bandara Sultan Syarif Kasim Dua Pekanbaru.
Gubernur Riau Abdul Wahid tiba di Gedung Merah Putih KPK, hari ini, 4 November 2025. Total, ada sembilan orang dibawa atas operasi tangkap tangan (OTT) di Riau.
Gubernur Riau Abdul Wahid diterbangkan bersama sembilan orang lainnya yang ditangkap oleh tim OTT KPK.
Abdul Wahid diketahui memiliki harta senilai Rp4,8 miliar. Data itu berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) miliknya yang dilaporkan pada 31 Maret 2024.
Budi belum bisa memerinci total uang yang disita. Tim tangkap tangan masih melakukan pencarian karena operasi belum rampung.
Budi enggan memerinci nama-nama pihak lain yang terjaring OTT bareng Abdul Wahid. Operasi senyap itu masih berlangsung.
Keberangkatan Gubri beserta jajaran ini sepenuhnya dibiayai oleh UNEP tanpa menggunakan dana APBD sepeser pun
Pada 2 Juni 2025, Gubernur Riau, Abdul Wahid, menyampaikan rencana program 100 hari kerja.
JARINGAN Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) mendesak Gubernur Riau Abdul Wahid menghentikan budaya bagi-bagi sembako yang dilakukan gubernur sebelumnya untuk korban banjir di Riau.
Sehingga, perbaikan jalan dan jembatan harus menjadi prioritas agar masyarakat dapat beraktivitas dengan lancar tanpa hambatan akibat kerusakan bencana alam.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved