Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Tuntut Kedisiplinan Tinggi di Final FIFA Series

Khoerun Nadif Rahmat
29/3/2026 19:29
Indonesia vs Bulgaria: John Herdman Tuntut Kedisiplinan Tinggi di Final FIFA Series
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman setelah sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta pada Minggu (29/3) jelang laga melawan Bulgaria pada final FIFA Series 2026.(MI/KHOERUN NADIF RAHMAT)

PELATIH tim nasional Indonesia John Herdman menekankan pentingnya kedisiplinan dan profesionalisme saat skuad Garuda menghadapi Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (30/3).

Herdman mewaspadai kekuatan fisik dan organisasi permainan tim asal Eropa tersebut yang dinilai jauh lebih tangguh dibandingkan lawan sebelumnya, Saint Kitts and Nevis.

"Penampilan yang profesional dan disiplin. Para pemain harus menemukan cara untuk menang. Bulgaria adalah tim yang berbeda; mereka lebih besar secara fisik, lebih kuat, dan sangat terorganisasi. Transisi mereka lebih rapi dan cepat," ujar Herdman usai sesi latihan di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3).

Juru taktik asal Inggris itu memberikan catatan khusus pada sektor sayap Bulgaria yang dianggap sebagai kekuatan utama lawan.

Herdman menginstruksikan anak asuhnya untuk mematikan ritme permainan sayap Bulgaria yang kerap membangun serangan melalui pola kombinasi segitiga di sisi lapangan. Menurutnya, menghentikan koneksi tersebut menjadi kunci agar Indonesia tidak tertekan.

Herdman juga menyoroti aspek mental dan fokus di awal laga. Ia tidak ingin Rizky Ridho dan kawan-kawan mengulangi kesalahan dengan memulai pertandingan secara lambat.

"Kami harus memulai lebih kuat dibanding saat melawan Saint Kitts. Jika kami memulai sepelan itu lagi, kami akan dihukum. Melawan tim seperti ini, tidak ada jalan kembali. Jika Bulgaria mencetak gol lebih dulu, mereka tahu bagaimana mengontrol pertandingan," tegasnya.

Terkait komposisi pemain, Indonesia dipastikan kehilangan penyerang Mauro Zijlstra yang mengalami cedera. Sebagai gantinya, Herdman memanggil penyerang muda Jens Raven.

Herdman berharap kehadiran Raven dapat menambah dimensi baru dalam tim, meski sang pemain masih dalam tahap adaptasi dan pembelajaran.

Menghadapi tantangan dari tim sekelas Bulgaria, Herdman berharap atmosfer Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) mampu memberikan energi tambahan bagi para pemainnya.

Ia mengaku sangat terkesan dengan gairah suporter Indonesia yang dianggapnya spesial dibandingkan stadion-stadion besar lain di dunia yang pernah ia datangi.

"Bulgaria adalah tim top, dan saya berharap suporter memberikan tekanan kepada lawan dan energi untuk kami guna meraih kemenangan pertama melawan tim Eropa dalam sejarah," pungkasnya. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya