Headline

Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.

FIFA Series 2026: Indonesia dan Bulgaria Antisipasi Adu Penalti

Khoerun Nadif Rahmat
29/3/2026 19:49
FIFA Series 2026: Indonesia dan Bulgaria Antisipasi Adu Penalti
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman (kanan) memimpin latihan jelang laga FIFA Series 2026 di Stadion Madya, Kompleks GBK, Senayan, Jakarta, Selasa (24/3/2026).(Antara/Bayu Pratama S)

TIM nasional Indonesia bersiap melakoni laga krusial menghadapi Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3).

Menjelang duel penentuan tersebut, kedua tim sama-sama mengantisipasi intensitas tinggi, bahkan hingga kemungkinan drama adu penalti.

Pelatih Bulgaria, Aleksandar Dimitrov, menegaskan bahwa skuatnya telah mengasah kemampuan eksekusi dari titik putih sebagai bentuk adaptasi terhadap regulasi baru. 

"Kami mempersiapkan semua kemungkinan, termasuk adu penalti. Ini aturan baru dibanding edisi sebelumnya, jadi kami harus siap menghadapi segala situasi," ujar Dimitrov kepada awak media, Minggu (29/3).

Ia juga memberikan pujian atas transformasi signifikan sepak bola Indonesia. Dimitrov menyoroti kehadiran para pemain yang kini merumput di lima liga top Eropa sebagai faktor pembeda yang meningkatkan level permainan Skuad Garuda.

"Anda memiliki pemain yang bermain di lima liga top di Eropa dan hal itu menunjukkan seberapa besar tim Anda telah berkembang selama bertahun-tahun ini," tuturnya.

Di kubu tuan rumah, pelatih Indonesia John Herdman memastikan anak asuhnya dalam kondisi positif setelah kemenangan atas St. Kitts and Nevis. Kemenangan di laga perdana diakui Herdman memberikan energi tambahan bagi tim, namun ia tetap meminta para pemain untuk membumi.

"Mendapatkan kemenangan untuk para suporter memberikan energi dan suasana hati yang sangat baik di dalam tim. Para pemain percaya diri, tetapi seperti yang kami katakan, kami harus tetap rendah hati. Kami fokus pada pekerjaan," kata Herdman.

Namun, Skuad Garuda harus menerima kabar kurang menyenangkan dengan absennya penyerang muda Mauro Zijlstra akibat cedera.

"Sangat menyedihkan baginya karena dia sangat gembira setelah mencetak gol profesional pertamanya dan gol pertamanya untuk negara ini. Kami melakukan perubahan, kami mendatangkan Jens Raven," pungkas Herdman. (I-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya