Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH tim nasional Indonesia John Herdman melayangkan pembelaan bagi penyerang Ramadhan Sananta yang tengah menuai sorotan negatif.
Meski skuad Garuda baru saja memetik kemenangan telak 4-0 atas St. Kitts and Nevis, performa Sananta yang tidak mencatatkan namanya di papan skor memicu kritik dari sejumlah pihak.
Herdman menegaskan peran krusial Sananta dalam taktik tim tidak bisa hanya diukur lewat torehan gol. Menurut pelatih asal Inggris tersebut, kontribusi Sananta sangat vital dalam memberikan dimensi permainan yang berbeda di lini serang Indonesia.
"Kami membutuhkan Ramadhan Sananta. Saya sangat kecewa dengan kritik yang diterima pemain muda itu," ujar Herdman saat memberikan keterangan kepada awak media di Stadion Madya, Jakarta, Minggu (29/3).
Dalam analisisnya, Herdman menyebutkan bahwa pergerakan tanpa bola Sananta menjadi kunci bagi efektivitas pemain depan lainnya.
Keberadaan Sananta dinilai berhasil memecah fokus pertahanan lawan sehingga rekan setimnya memiliki ruang tembak yang lebih terbuka.
"Pergerakannya membuka ruang bagi Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Beckham Putra. Jadi saya berharap suporter tetap tenang dan menghargai kerja kerasnya untuk negara," lanjutnya.
Secara spesifik, Herdman menyamakan karakteristik bermain Sananta dengan penyerang veteran Prancis yang kini membela Lille, Olivier Giroud.
Ia merujuk pada peran Giroud yang tetap dianggap pahlawan bagi negaranya meski sempat melewati turnamen besar tanpa mencetak gol.
"Jika melihat Olivier Giroud, dia tidak mencetak gol di Piala Dunia, tetapi tidak ada yang mengkritiknya karena kontribusinya untuk tim. Sananta adalah pemain seperti itu," pungkas Herdman.
Ujian sesungguhnya bagi efektivitas lini depan Garuda akan tersaji pada laga final FIFA Series 2026. Indonesia dijadwalkan menghadapi Bulgaria di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3) pukul 20.00 WIB. (H-2)
TIM nasional Indonesia bersiap melakoni laga krusial menghadapi Bulgaria pada partai final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (30/3).
Herdman menginstruksikan anak asuhnya untuk mematikan ritme permainan sayap Bulgaria yang kerap membangun serangan melalui pola kombinasi segitiga di sisi lapangan
TIM nasional Indonesia bersiap menjamu Bulgaria dalam laga final FIFA Series 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (30/3).
Absennya Zijlstra membuat pelatih kepala John Herdman memanggil Jens Raven sebagai pengganti.
Kapten timnas Indonesia, Jay Idzes, menegaskan bahwa laga Indonesia vs Bulgaria pada FIFA Series 2026 akan menjadi ujian penting untuk mengukur kekuatan skuad Garuda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved