Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Fiorentina vs Jagiellonia: Paolo Vanoli Ungkap Penyebab Fiorentina Nyaris Dipermalukan Jagiellonia

Thalatie K Yani
27/2/2026 06:11
Fiorentina vs Jagiellonia: Paolo Vanoli Ungkap Penyebab Fiorentina Nyaris Dipermalukan Jagiellonia
Pelatih Fiorentina, Paolo Vanoli, geram timnya dipaksa bermain extra time oleh Jagiellonia. (Fiorentina)

PELATIH Fiorentina, Paolo Vanoli, tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya meski timnya berhasil melaju ke babak 16 besar Liga Konferensi UEFA. La Viola nyaris tersingkir secara memalukan setelah Jagiellonia berhasil mengejar defisit tiga gol, memaksa pertandingan berlanjut hingga babak perpanjangan waktu (extra time).

Datang dengan modal kemenangan 3-0 di leg pertama, Fiorentina justru tampil melempem di Stadio Franchi. Hat-trick dari Bartosz Mazurek sempat membuat agregat menjadi imbang 3-3. Beruntung, gol Nicolò Fagioli dan kemelut yang berujung gol Moise Kean di babak tambahan memastikan langkah Fiorentina dengan agregat tipis 5-4.

Kesalahan Mentalitas Jadi Sorotan

Paolo Vanoli menyebut anak asuhnya terjebak dalam rasa aman yang semu. Ia menilai para pemain tidak fokus pada pertandingan yang sedang berjalan, melainkan terlalu terpaku pada keunggulan besar yang mereka raih di Polandia pekan lalu.

"Apa yang benar-benar tidak saya inginkan adalah bermain hingga perpanjangan waktu," aku Vanoli kepada Sky Sport Italia. "Kami harus menyadari bahwa apa pun hasil di leg pertama, ini adalah pertandingan yang benar-benar baru dan berbeda."

Vanoli menyesalkan terkurasnya energi pemain di saat mereka harus bersiap menghadapi laga sulit di Serie A melawan Udinese. "Kami membuat kesalahan dengan melangkah ke lapangan dengan hasil leg pertama di pikiran kami, dan itu membuat hidup kami menjadi rumit tanpa alasan yang jelas," tambahnya.

Badai Cedera Menghantui

Kemenangan dramatis ini harus dibayar mahal dengan bertambahnya daftar pemain cedera. Kiper Luca Lezzerini dan pemain sayap Manor Solomon terpaksa ditarik keluar karena masalah otot.

"Baik Solomon maupun Lezzerini merasakan nyeri pada bagian rectus femoris, jadi saya ragu keduanya akan tersedia untuk laga hari Senin," jelas Vanoli. Selain itu, Robin Gosens juga mengalami trauma pada tulang pipi saat babak perpanjangan waktu dan masih dalam pantauan tim medis.

Meski demikian, ada sedikit kabar baik dengan kembalinya Albert Gudmundsson yang sempat bermain di babak tambahan.

Pelajaran Menuju 16 Besar

Terlepas dari performa yang dianggap sebagai langkah mundur dalam hal konsentrasi, Vanoli tetap mencoba mengambil sisi positif. Ia berharap pengalaman pahit ini menjadi teguran keras bagi timnya sebelum memasuki babak 16 besar.

"Saya lebih suka melihat ini sebagai pelajaran berharga lainnya. Kami harus mengubah mentalitas dan sikap, karena kompetisi ini berbeda dengan Serie A," pungkasnya.

Fiorentina kini menanti hasil undian babak 16 besar untuk mengetahui apakah mereka akan berhadapan dengan RC Strasbourg atau Rakow. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya