Headline

Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.

Fiorentina vs Jagiellonia, Moise Kean dan Fabbian Sebut Laga Lawan Jagiellonia Sebagai Pelajaran Berharga

Thalatie K Yani
27/2/2026 05:29
Fiorentina vs Jagiellonia, Moise Kean dan Fabbian Sebut Laga Lawan Jagiellonia Sebagai Pelajaran Berharga
Moise Kean(Fiorentina)

DUA penggawa Fiorentina, Moise Kean dan Giovanni Fabbian, sepakat kemenangan agregat 5-4 yang kacau atas Jagiellonia di Liga Konferensi UEFA merupakan sebuah "pelajaran berharga". La Viola nyaris menanggung malu setelah membuang keunggulan tiga gol dari leg pertama sebelum akhirnya memastikan tiket 16 besar melalui babak perpanjangan waktu.

Setelah menang 3-0 di Polandia pekan lalu, Fiorentina seolah kehilangan kendali di kandang sendiri. Hat-trick Bartosz Mazurek pada menit ke-49 sempat membuat agregat menjadi imbang dan memaksa laga berlanjut ke extra time. Meski Nicolò Fagioli dan sebuah gol "rebound" yang membingungkan berhasil mengamankan posisi Fiorentina, kesalahan fatal David De Gea di menit-menit akhir tetap menjadi catatan kelam dalam laga tersebut.

Mentalitas Menjadi Sorotan

Moise Kean mengakui timnya tidak tampil dalam kondisi terbaik secara mental. Kelelahan fisik disebutnya sebagai salah satu faktor, namun bukan alasan untuk kehilangan konsentrasi.

"Kami merasa sedikit lelah saat memasuki pertandingan, tetapi kami seharusnya bisa berpikir lebih jernih dari ini," ujar Kean kepada Sky Sport Italia.

Ia menekankan pentingnya mengevaluasi kesalahan agar tidak terulang di babak berikutnya. "Kami harus selalu belajar dari kesalahan kami. Ini semua tentang mentalitas, kami hanya perlu meningkatkan kemampuan dalam situasi seperti ini," tambahnya.

Perdebatan Gol Penentu

Salah satu momen paling membingungkan dalam pertandingan tersebut adalah gol dari situasi sepak pojok yang awalnya diberikan kepada Kean. Dalam tayangan ulang, bola tampak memantul dari kaki Fabbian sebelum mengenai gelandang Jagiellonia, Taras Romanczuk.

"Saya tidak tahu siapa yang mencetak gol itu, Fabbian bilang kepada saya bahwa dia yang membelokkannya. Hal yang paling penting adalah kami mencetak gol dan lolos," kata Kean sambil mengangkat bahu.

Fabbian sendiri mengonfirmasi bahwa ia memang menyentuh bola tersebut, meski ia tidak yakin apakah itu murni insting atau keberuntungan.

"Pada gol tersebut, bola jelas mengenai saya. Saya tidak tahu apakah itu insting atau apa, tetapi saya menjulurkan kaki ke sana," jelas Fabbian.

Peringatan untuk Masa Depan

Senada dengan Kean, Fabbian merasa kecewa karena Fiorentina harus terjebak dalam situasi yang berisiko. Menurutnya, meremehkan lawan di atas kertas adalah kesalahan fatal di sepak bola modern.

"Mengecewakan kami bisa masuk ke situasi seperti ini, seharusnya kami bisa menanganinya dengan lebih baik. Ada momen dalam sepak bola ketika Anda kehilangan konsentrasi karena pertandingan tampak mudah di atas kertas, padahal tidak ada hal seperti itu di permainan modern saat ini. Saya rasa ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga," pungkas Fabbian.

Fiorentina kini harus segera berbenah sebelum pengundian babak 16 besar dilakukan pada 27 Februari mendatang, guna memastikan performa buruk serupa tidak terulang kembali. (Football Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya