INTER Milan berada dalam posisi terjepit saat menjamu wakil Norwegia, Bodo/Glimt, dilaga penentuan leg kedua playoff Liga Champions di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (25/2) dini hari WIB. Defisit dua gol (1-3) dari pertemuan pertama di Aspmyra Stadion menjadi beban berat bagi anak asuh Cristian Chivu.
Stadion: San Siro, Milan
Waktu: Rabu, 25 Februari 2026 (03:00 WIB)
Wasit: Alejandro José Hernández (Spanyol)
Krisis Lini Depan Nerazzurri
Absennya Lautaro Martinez akibat cedera betis menjadi pukulan telak bagi Inter. Penyerang asal Argentina itu merupakan roh permainan tim.
Tanpa "El Toro", beban mencetak gol akan bertumpu pada Marcus Thuram dan pemain muda berbakat, Francesco Pio Esposito, yang mencetak satu-satunya gol Inter di leg pertama.
Federico Dimarco, yang diistirahatkan pada laga sebelumnya, dipastikan akan kembali mengisi sektor kiri untuk memberikan suplai umpan silang akurat. Di lini tengah, Piotr Zielinski akan bertugas mengatur ritme permainan menggantikan Hakan Calhanoglu yang masih diragukan tampil.
Dongeng Bodo/Glimt Berlanjut?
Bodo/Glimt datang ke Italia dengan kepercayaan diri setinggi langit. Tim asuhan Kjetil Knutsen telah menjelma menjadi "pembunuh raksasa" musim ini.
Dengan keunggulan 3-1, mereka diprediksi akan bermain lebih menunggu dan mengandalkan serangan balik cepat melalui Jens Petter Hauge yang sangat mengenal atmosfer sepak bola Italia.
| Statistik (Leg 1) | Bodo/Glimt | Inter Milan |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 3 | 1 |
| Penguasaan Bola | 45% | 55% |
| Tembakan Tepat Sasaran | 6 | 4 |
Prediksi Jalannya Pertandingan
Inter diprediksi akan langsung menekan sejak menit awal guna mencari gol cepat. Dukungan puluhan ribu Interisti di San Siro akan menjadi pemain ke-12. Namun, mereka harus waspada terhadap transisi Bodo/Glimt yang sangat mematikan. Jika Inter gagal mencetak gol di babak pertama, tekanan mental akan semakin berat dan bisa dimanfaatkan oleh tim tamu untuk mengunci tiket ke babak 16 besar.
PENAFIAN
Artikel ini diolah dan disusun oleh kecerdasan buatan (AI) dan telah melalui proses penyuntingan serta verifikasi fakta oleh redaksi.
