Headline

Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.

Juventus vs Como: Khephren Thuram Desak Rekan Setim Segera Bangkit

Thalatie K Yani
22/2/2026 08:26
Juventus vs Como: Khephren Thuram Desak Rekan Setim Segera Bangkit
Gelandang Juventus, Khephren Thuram, peringatkan rekan setimnya untuk bangkit usai rentetan hasil buruk, termasuk kekalahan memalukan dari Como di kandang sendiri.(Juventus)

GELANDANG Juventus, Khephren Thuram, memberikan peringatan keras kepada rekan-rekannya agar tidak membiarkan musim mereka hancur berantakan. Peringatan ini muncul menyusul rentetan hasil bencana yang dialami Bianconeri, dengan catatan empat kekalahan dan satu hasil imbang dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi.

Krisis di kubu Turin semakin dalam setelah mereka menelan kekalahan kandang pertama di Serie A sejak Maret 2025. Menghadapi tim promosi Como, Juventus takluk 2-0 akibat gol Mergim Vojvoda dan Maxence Caqueret yang memanfaatkan kesalahan fatal lini belakang tuan rumah.

Amarah dan Tekanan di Pundak Juventus

Usai pertandingan, Thuram tidak menutupi rasa kecewa dan amarah yang menyelimuti ruang ganti. Menurutnya, Juventus harus segera mengalihkan fokus ke tantangan besar di depan mata, yakni laga hidup-mati di kancah Eropa.

"Kami sangat marah setelah pertandingan ini, karena itu adalah laga penting dan kami kalah," ujar Thuram dalam konferensi pers. "Situasi pada hari Rabu nanti akan sangat berbeda dan kami harus segera fokus pada ujian berikutnya. Kami wajib bermain baik dan menang."

Tekanan besar tampak mulai membebani skuad asuhan Luciano Spalletti. Sebelum takluk dari Como, Juventus juga mengalami keruntuhan mental saat kalah telak 5-2 dari Galatasaray di Istanbul. Hasil itu membuat mereka menghadapi tugas berat untuk membalikkan keadaan dalam laga play-off Liga Champions tengah pekan ini.

Menolak Menyerah di Tengah Kritik

Meskipun performa tim sedang merosot tajam, Thuram menepis anggapan para pemain telah kehilangan semangat juang. Ia bersikeras bahwa tim masih memiliki kepercayaan diri untuk memperbaiki keadaan.

"Tidak benar bahwa kami telah menyerah, dan kami tidak boleh mengambil risiko membuang segalanya," tegas Thuram. "Kami kalah dalam dua laga terakhir, tetapi kami tetap percaya pada diri sendiri dan perlu terus bekerja keras. Kami tahu Como memainkan sepak bola yang sangat bagus dengan pelatih hebat seperti Cesc Fabregas yang mempersiapkan mereka dengan matang."

Respons Terhadap Cemoohan Fans

Kekalahan dari Como ditutup dengan cemoohan keras dari para pendukung Juventus di Stadion Allianz. Para pemain bahkan sempat mendapat cacian saat berdiri di bawah tribun Curva di akhir laga. Menanggapi ketegangan dengan suporter, Thuram menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh.

"Kami harus terus bekerja dan mencoba memperbaiki area-area di mana kami melakukan kesalahan hari ini. Kami harus meningkat, baik secara individu maupun sebagai sebuah unit," tutupnya.

Juventus kini berpacu dengan waktu untuk memulihkan mentalitas mereka sebelum menjamu Galatasaray, di mana nasib mereka di kompetisi Eropa musim ini akan dipertaruhkan. (Football-Italia/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya