Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MARSEILLE harus menelan pil pahit setelah gagal mempertahankan keunggulan dua gol dalam lanjutan Ligue 1 melawan Paris FC. Kemenangan yang sudah di depan mata sirna seketika setelah tuan rumah bangkit secara dramatis untuk memaksakan hasil imbang 2-2 di menit-menit akhir pertandingan.
Hasil mengecewakan ini melengkapi pekan kelam bagi pelatih Roberto De Zerbi. Sebelumnya, Marseille baru saja tersingkir secara menyakitkan dari Liga Champions tengah pekan lalu, yang memicu spekulasi mengenai masa depan sang pelatih di klub.
Marseille sebenarnya memulai laga dengan sangat baik. Pertandingan baru berjalan 15 menit ketika wasit menunjuk titik putih setelah Moustapha Mbow dianggap melakukan handball di area terlarang. Mason Greenwood yang maju sebagai eksekutor dengan tenang menyarangkan bola ke pojok kiri gawang, sekaligus mencatatkan gol ke-13 miliknya musim ini.
Dominasi Les Phocéens terus berlanjut di sepanjang babak pertama. Timothy Weah nyaris menggandakan keunggulan lewat penetrasi cepatnya, namun tembakannya masih terlalu lemah bagi kiper Kevin Trapp. Pemain pinjaman baru, Ethan Nwaneri, juga sempat mengancam lewat tendangan keras yang hanya meleset tipis di samping gawang.
Memasuki babak kedua, Marseille tetap memegang kendali. Sembilan menit pasca turun minum, Pierre-Emerick Aubameyang sukses mengubah skor menjadi 2-0. Gol ini lahir berkat umpan silang akurat Greenwood yang disambut dengan tap-in sederhana oleh Aubameyang di tiang jauh.
Laga tampak akan berakhir dengan kemenangan mudah bagi tim tamu hingga memasuki menit ke-80. Namun, Paris FC menolak menyerah. Pada menit ke-82, pemain pengganti Jonathan Ikone yang berdiri tanpa kawalan sukses menyundul bola masuk ke gawang untuk memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2.
Gol tersebut memicu semangat juang luar biasa dari tuan rumah. Drama memuncak di masa injury time ketika kiper Marseille, Geronimo Rulli, dianggap melakukan pelanggaran terhadap Marshall Munetsi di kotak penalti. Ilan Kebbal yang menjadi eksekutor pada menit ke-94 tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Kegagalan mempertahankan poin penuh ini membuat Marseille semakin tertinggal dalam perburuan gelar juara. Mereka kini terpaut tujuh poin dari pemuncak klasemen, RC Lens. Sebaliknya, satu poin tambahan ini sangat berharga bagi Paris FC untuk menjauhkan diri dari zona play-off degradasi.
Bagi De Zerbi, cara timnya kehilangan poin di 15 menit terakhir tentu menjadi evaluasi besar, terutama setelah mereka tampil begitu dominan di sebagian besar jalannya pertandingan. (Flash Score/Z-2)
Selama membela Lyon, Endrick menunjukkan ketajaman yang luar biasa. Ia berhasil menjawab kepercayaan pelatih dengan torehan lima gol hanya dalam enam penampilan.
Paris Saint-Germain pesta gol 5-0 atas Marseille di Le Classique Ligue 1 2026. Dembele cetak dua gol, Kvaratskhelia dan Lee Kang-in ikut mencetak gol, PSG kembali ke puncak klasemen.
PARIS Saint-Germain (PSG) tampil dominan dalam laga sarat gengsi bertajuk Le Classique melawan Olympique Marseille pada pekan ke-21 Ligue 1.
Paris Saint-Germain mencetak sejarah dengan kemenangan terbesar atas Marseille di Parc des Princes.
Lyon sukses menaklukkan Nantes 0-1 di Stade de la Beaujoire lewat gol Pavel Sulc. Simak ulasan drama kartu merah Endrick dan statistik lengkapnya.
Lini belakang Nantes yang dipimpin Nicolas Cozza akan diuji habis-habisan oleh agresivitas lini depan Lyon. Absennya Deiver Machado karena cedera hamstring semakin memperumit
Lorient berhasil menjaga asa di kompetisi Coupe de France 2025/2026 setelah menumbangkan Paris FC dengan skor meyakinkan 2-0.
Prediksi 16 besar Coupe de France 2026 antara Lorient vs Paris FC. Simak jadwal, H2H, dan analisis peluang Paris FC sang penakluk PSG.
Paris FC gagal memetik poin penuh di kandang setelah ditahan imbang Angers 0-0. Meski pertahanan solid, tumpulnya lini serang menjadi rapor merah bagi tim promosi.
Marshall Munetsi kembali ke Prancis untuk bergabung dengan Paris FC sebagai pemain pinjaman dari Wolverhampton Wanderers setelah kehilangan tempat di skuad Rob Edwards.
Kejutan besar terjadi di Coupe de France! Paris FC singkirkan PSG berkat gol tunggal Jonathan Ikone. Simak ulasan lengkap pertandingan di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved