Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

5 Fakta Menarik Jelang Duel Persis Solo vs Persib Bandung: Penantian Kurzawa hingga Teror Manahan

Cahya Mulyana
29/1/2026 17:24
5 Fakta Menarik Jelang Duel Persis Solo vs Persib Bandung: Penantian Kurzawa hingga Teror Manahan
Pemain anyar Persib Bandung Layvin Kurzawa(dok.Persib Bandung)

LIGA pekan ke-19 BRI Liga 1 2025/2026 yang mempertemukan Persis Solo kontra Persib Bandung di Stadion Manahan, Kota Solo, Sabtu (31/1/2026), bukan sekadar perebutan tiga poin. Di balik duel klasik dua tim era Perserikatan ini, terdapat sejumlah narasi menarik yang membuat laga ini layak dinantikan, mulai dari batalnya debut bintang dunia hingga pertarungan mentalitas "Bumi dan Langit".

Sebagai Senior Football Editor, saya merangkum lima hal paling menarik yang akan menjadi bumbu penyedap dalam pertempuran di Kota Bengawan nanti:

🔥 SOROTAN UTAMA: "The Missing Star"

Magnet terbesar laga ini sejatinya adalah rekrutan anyar Persib, Layvin Kurzawa. Bek kiri eks PSG ini menjadi pembicaraan nasional. Sayangnya, Bojan Hodak telah mengonfirmasi sang bintang (bersama Dion Markx) tidak akan bermain di Manahan karena alasan kebugaran. Namun, ketidakhadiran mereka justru menarik: Mampukah skuad lama Persib mempertahankan konsistensi tanpa bantuan 'pemain mewah'?

1. Duel Klasik "Bumi dan Langit"

Jarang sekali kita melihat ketimpangan posisi seekstrem ini dalam sejarah pertemuan kedua tim. Persib Bandung datang ke Solo dengan status pemuncak klasemen (41 poin), sementara tuan rumah Persis Solo terjerembap di dasar klasemen (posisi 18). Secara statistik, ini seharusnya laga mudah bagi Maung Bandung. Namun, dalam sepak bola Indonesia, tim juru kunci sering kali tampil "kesetanan" saat menjamu calon juara, apalagi didukung ribuan Pasoepati.

2. Ujian Konsistensi Benteng "Blue Wall"

Hal menarik lainnya adalah menguji ketangguhan lini belakang Persib di laga tandang. Di bawah komando Bojan Hodak, Persib menjelma menjadi tim dengan pertahanan terbaik (baru kebobolan sedikit gol). Kombinasi bek asing Patricio Matricardi dan kiper Teja Paku Alam yang baru saja mencatat clean sheet ke-10, akan diuji oleh rasa frustrasi lini depan Persis yang wajib mencetak gol demi lolos dari degradasi.

3. Teror Stadion Manahan

Jangan remehkan faktor Stadion Manahan, Solo. Meski Persis sedang terpuruk, atmosfer Manahan selalu memberikan energi berbeda. Persib memiliki rekor yang campur aduk saat bermain di Solo. Tekanan dari tribun penonton yang sangat dekat dengan lapangan sering kali merusak konsentrasi tim tamu. Apakah mental juara Pangeran Biru akan goyah di bawah teror suporter Laskar Sambernyawa?

4. Pembuktian Ramadhan Sananta

Striker Timnas Indonesia milik Persis, Ramadhan Sananta, sedang dalam sorotan tajam karena minim gol musim ini. Laga melawan tim sekuat Persib adalah panggung terbaik untuk pembuktian diri. Duel fisik antara Sananta melawan bek jangkung Persib, Julio Cesar, diprediksi akan menjadi tontonan menarik di dalam kotak penalti. Jika Sananta "meledak", Persib bisa pulang dengan tangan hampa.

5. Perebutan Takhta yang Ketat

Bagi Persib, laga ini bukan cuma soal mengalahkan tim papan bawah. Ini soal menjaga jarak dari Borneo FC dan Persebaya yang mengintai di posisi 2 dan 3. Tergelincir di Solo—bahkan hasil seri sekalipun—bisa membuat posisi puncak mereka dikudeta pekan depan. Tekanan psikologis untuk "wajib menang lawan tim lemah" sering kali menjadi beban terberat bagi calon juara.

Head-to-Head Taktik: Hodak vs Pelatih Persis

Persib (Bojan Hodak) Persis Solo
Gaya Main: Pragmatis, Counter Attack Efektif Gaya Main: High Pressing (Sering bocor di belakang)
Kunci: Transisi Cepat (Ciro/Beckham) Kunci: Bola Mati & Sayap (Sidibe)
Kelemahan: Sering telat panas di babak 1 Kelemahan: Stamina drop di menit 70+

Saksikan laga panas ini hanya di siaran langsung resmi Liga 1 pada Sabtu sore. Apakah Manahan akan menjadi kuburan bagi sang pemuncak klasemen, atau justru panggung pesta Maung Bandung?

(Cah/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya