Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

Liverpool Uji Konsistensi saat Menjamu Sunderland

Khoerun Nadif Rahmat
02/12/2025 15:44
Liverpool Uji Konsistensi saat Menjamu Sunderland
Ilustrasi(liverpoolfc.com)

LIVERPOOL akan menghadapi ujian penting saat menjamu Sunderland pada laga Liga Primer Inggris, Kamis (4/12) di Anfield Stadium.

Pertandingan itu menjadi penentu apakah kemenangan 2–0 atas West Ham United akhir pekan lalu menjadi titik balik, atau sekadar angin lalu bagi The Reds.

Sementara Liverpool meraih kemenangan meyakinkan di London Stadium, Sunderland membukukan kebangkitan luar biasa usai membalikkan ketertinggalan 0–2 menjadi menang 3–2 atas Bournemouth di Stadium of Light.

Kemenangan tersebut menorehkan sejarah baru karena untuk pertama kalinya dalam 188 upaya, Sunderland mampu menang di Premier League setelah tertinggal dua gol lebih dulu.

Alexander Isak mencetak gol perdananya di Premier League untuk Liverpool, mengakhiri puasa gol terpanjangnya dalam tujuh pertandingan, sebelum Cody Gakpo memastikan kemenangan. 

Pelatih Liverpool, Arne Slot, mengambil keputusan berani dengan tidak memainkan Mohamed Salah sejak menit awal, bahkan membiarkannya berada di bangku cadangan sepanjang laga. Slot menyambut antusias dukungan suporter terhadap tim selama masa sulit. 

"Itu menunjukkan banyak hal tentang klub dan para fan. Mereka mendukung tim dari awal sampai akhir, bahkan dalam momen sulit. Mendukung saat sukses lebih mudah, tapi dukungan saat situasi sulit itulah yang membuat klub ini spesial," kata Slot dikutip dari laman resmi klub, liverpoolfc.com.

Slot juga menilai bahwa Isak menjadi sosok penting dalam tim. Apalagi, akhirnya Isak akhirnya mampu mencetak gol pada laga melawan West Ham lalu.

"Ia (Isak) belum banyak bermain penuh sebagai nomor 9, jadi gol itu sangat berarti sebelum ia ditarik keluar," ujar Slot.

Liverpool saat ini berada di posisi kedelapan klasemen dengan 21 poin, hanya terpaut tiga poin dari posisi ketiga dan empat poin dari posisi kedua.

Namun Sunderland saat ini, bukan sekadar tim promosi biasa. Pasukan Regis Le Bris berada di posisi keenam dan unggul atas beberapa klub besar seperti Manchester United, Liverpool, Tottenham Hotspur, dan Newcastle United. 

Mereka hanya kalah produktivitas gol dari Brighton & Hove Albion yang menempati posisi kelima. Meski demikian, Sunderland datang ke Anfield dengan catatan menyerang terburuk kedua di laga tandang, baru mencetak tiga gol, meski baru kebobolan enam kali di markas lawan.

Sunderland juga tidak pernah menang atas Liverpool di Anfield dalam laga Premier League; kemenangan terakhir di markas The Reds tercatat pada 1983. Pertemuan terakhir kedua tim berakhir imbang 2–2 pada Januari 2017.

Laga nanti akan menjadi ajang penentuan apakah Liverpool bisa mempertahankan momentum kemenangan dan kembali menanjak ke zona Eropa, atau Sunderland benar-benar membawa kejutan. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya