Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Perselisihan Berlanjut, PSG dan Kylian Mbappe Saling Tuntut Ganti Rugi

Basuki Eka Purnama
18/11/2025 10:05
Perselisihan Berlanjut, PSG dan Kylian Mbappe Saling Tuntut Ganti Rugi
Kylian Mbappe kala masih berseragam PSG(AFP/FRANCK FIFE)

KAPTEN timnas Prancis Kylian Mbappe menuntut ganti rugi sebesar 263 juta euro dari Paris Saint-Germain (PSG), sementara klub Ligue 1 itu menuntut ganti rugi sebesar 240 juta euro dari sang mantan pemain, seiring perselisihan panjang mereka yang mencapai keputusan pengadilan ketenagakerjaan Paris, Senin (17/11).

Penyerang Real Madrid berusia 26 tahun itu menuntut ganti rugi tersebut, termasuk 55 juta euro gaji yang belum dibayarkan, dari sang juara Liga Champions sebagai ganti rugi atas perselisihan kontrak dan dugaan perlakuan buruk yang dilakukan Les Parisien.

Namun, PSG balik menuntut ganti rugi sebesar 240 juta euro sebagai kompensasi atas kegagalan transfer Mbappe senilai 300 juta euro ke klub Liga Arab Saudi, Al-Hilal, pada 2023.

Mbappe akhirnya bergabung dengan klub raksasa La Liga, Real Madrid, dengan status bebas transfer pada musim panas berikutnya.

Pengadilan diperkirakan baru akan mengambil keputusan dalam beberapa pekan ke depan.

Perselisihan yang berkepanjangan ini dimulai pada Juli 2023, ketika Mbappe menolak pindah ke Liga Arab Saudi.

Mbappe yakin ia dikesampingkan oleh juara Ligue 1 tersebut karena keputusan tersebut dan karena menolak menandatangani perpanjangan kontrak.

Ia tidak diundang untuk mengikuti tur pramusim PSG di Asia dan melewatkan pertandingan pertama mereka musim ini sebelum akhirnya kembali bergabung.

PSG mengklaim hal itu menyusul kesepakatan sang pemain untuk tidak membayar sebagian pembayaran di akhir kontraknya demi melindungi kesehatan keuangan klub.

Namun, perwakilan Mbappe menepis anggapan ini sebagai "fantasi", karena sang pemain masih menunggu pembayaran gaji dan bonus.

Menyusul sidang pada Senin (17/11), PSG mengatakan mereka menuntut "pengakuan atas kerugian signifikan yang diderita klub" atas apa yang mereka sebut sebagai "pelanggaran serius Mbappe terhadap komitmen kontraknya yang mengikat secara hukum".

Pihak klub menuding Mbappe, "bertindak tidak loyal dengan menyembunyikan keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak selama hampir sebelas bulan, antara Juli 2022 dan Juni 2023".

Mereka juga menolak klaim "pelecehan atau tekanan" dan mengatakan Mbappe "mendapat keuntungan dari kondisi luar biasa selama tujuh tahun di Paris St-Germain".

Mbappe bermain untuk PSG dari 2017 hingga 2024, dan mencetak 256 gol dalam 308 pertandingan, serta memenangkan 15 trofi.

Penyerang Real Madrid tersebut awalnya menuntut 55 juta euro  dari gaji yang belum dibayarkan sang juara Ligue 1 dalam sengketa yang telah melalui badan-badan pengatur sepak bola Prancis sebelum mencapai pengadilan. (bbc/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik