Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN gelandang FC Barcelona sekaligus Timnas Spanyo, Cesc Fabregas mengaku bahwa dirinya sering mendapat tawaran untuk melatih Real Madrid.
Menurutnya, kedua tim rival di La Liga atau Liga Spanyol itu sangatlah bagus dan memiliki kelebihannya masing-masing.
Bahkan, jika ia disuruh memilih antara Real Madrid dan FC Barcelona, Cesc Fabregas pun cukup kebingungan.
Baca juga : Kalah di El Clasico, Harapan FC Barcelona Tipis untuk Raih Gelar La Liga
Namun, hingga saat ini mantan tim yang dibelanya itu tak juga menghubunginya untuk menjadi pelatih.
"Melatih Real Madrid atau Barca? Saya memiliki kesempatan untuk menandatangani kontrak dengan Real Madrid beberapa kali dan saya tidak melihatnya karena beberapa alasan. Saya tidak dapat memberi tahu Anda apa pun dalam hidup. Saya tidak tahu, tidak juga dari mereka bahkan akan menghubungi saya karena mereka adalah dua tim yang sangat besar," kata Cesc Fabregas.
Saat ini Cesc Fabregas sendiri melatih Como U-19, salah satu klub yang ada di Serie B.
Baca juga : Prediksi Susunan Pemain Real Madrid vs FC Barcelona: El Clasico Penentu untuk Blaugrana di La Liga
Bahkan, di musim depan Como juga masuk dalam Serie A liga dengan kasta tertinggi di Italia.
Walaupun terbilang minim pengalaman, namun Cesc Fabregas bisa dipercaya menjadi pelatih.
Bahkan, ia juga sampai bisa membuat Como masuk dalam Serie A di musim depan.
Baca juga : Rumor Bursa Transfer 2024: FC Barcelona dan Real Madrid Rebutan Alphonso Davies
Cesc Fabregas sendiri memiliki kiprah di dunia sepak bola profesionalnya yang tidak main-main.
Pelatih berusia 37 tahun itu sempat lima kali berseragam klub-klub besar Eropa.
Cesc Fabregas sendiri merupakan jebolan La Masia.
Baca juga : Kalahkan Getafe, FC Barcelona Tempel Real Madrid di Klasemen Sementara La Liga
Pada tahun 2002 ia berada di La Masia hingga masuk FC Barcelona U-16.
Lalu pada tahun 2003, Cesc Fabregas pindah ke Arsenal hingga beberapa tahun.
Di Arsenal sendiri Cesc Fabregas namnya sangat harum dan berhasil memikat hati para fans saat itu.
Lalu pada tahun 2011 ia kembali ke FC Barcelona, namun tidak lama.
Pada tahun 2014 Cesc Fabregas kembali ke Liga Inggris, ia memperkuat Chelsea selama lima tahun.
Tahun 2019 pun Cesc Fabregas pindah ke AS Monaco.
Hingga akhirnya di tahun 2022 sampai 2023 ia pindah ke klub terakhirnya di Italia, Como.
Cesc Fabregas pun memutuskan untuk pensiun di Como pada usia 36 tahun, tepatnya pada 1 Juli 2023.
Kini ia pun menjadi pelatih Como U-19 dan mendapat promosi ke Serie A pada musim depan. (Z-12)
Real Madrid menjamu Benfica di leg 2 playoff Liga Champions 2026. Los Blancos unggul agregat 1-0. Simak prediksi, susunan pemain, dan jadwal lengkapnya.
Gianluca Prestianni ikut berlatih bersama rekan setimnya di Madrid, Selasa (24/2), meskipun saat ini ia tengah menjalani sanksi larangan bermain satu pertandingan dari UEFA.
Real Madrid dilaporkan membidik bek Tottenham Micky van de Ven untuk perkuat lini belakang. Simak detail harga dan peluang transfernya di sini.
Gianluca Prestianni dilarang bertanding oleh UEFA selama proses penyelidikan terkait dugaan aksi rasismenya terhadap penyerang Real Madrid Vinicius Junior berlangsung.
Real Madrid dan Barcelona dikabarkan bersaing ketat untuk mendapatkan Rodri dari Manchester City pada bursa transfer 2026. Simak detail nilai transfer dan kontraknya.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, mengakui bahwa efektivitas menjadi pembeda dalam laga La Liga kontra Osasuna.
Como ukir sejarah dengan mengalahkan Juventus di Turin untuk pertama kalinya sejak 1951. Cesc Fabregas sebut taktiknya terinspirasi dari Arsene Wenger.
Juventus vs Como akan berlangsung di Allianz Stadium. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik duel perebutan zona Liga Champions.
Simak prediksi skor Napoli vs Como di perempat final Coppa Italia 2026. H2H, susunan pemain tanpa McTominay, dan link live streaming
Hasil pertandingan Como 1907 vs Torino di Serie A 2025/2026. Menang telak 6-0 lewat brace Douvikas dan aksi gemilang Baturina, Como naik ke peringkat 5 klasemen.
Pekan ke-22 Serie A Italia berakhir menyenangkan bagi tuan rumah Como yang berhasil mengalahkan Torino 6-0 pada Sabtu 24 Januari 2026.
Setelah gol tersebut, Como mendominasi penguasaan bola hingga mencapai 68%. Namun, efektivitas menjadi pembeda. Milan baru bisa membalas di penghujung babak pertama (45+1').
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved