Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Manchester City Pep Guardiola terpilih sebagai pelatih terbaik, UEFA Mens Coach of the Year 2022/2023 usai membawa The Citizens meraih treble.
Pelatih berusia 52 tahun itu mengalahkan pelatih Inter Milan Simone Inzaghi dan pelatih Napoli Luciano Spalletti, tulis laman resmi UEFA, Jumat (1/9).
Pelatih berkebangsaan Spanyol itu mengantarkan Manchester City memenangkan treble untuk pertama kali dengan menjuarai Liga Primer Inggris, Piala FA, dan Liga Champion.
Baca juga: Pep Guardiola Operasi Punggung, Juanma Lillo Gantikan Latih City
Guardiola meraih treble untuk kedua kalinya sepanjang karier sebagai pelatih usai pada musim 2009/2010 membawa Barcelona memperoleh treble.
Di musim ini, The Citizens tampil impresif di bawah taktikal Guardiola dengan mencatatkan 151 gol di semua kompetisi dengan rerata 2,5 gol per pertandingan.
Baca juga: Manchester City Tunjukkan Mentalitas yang Diperlukan Newcastle untuk Menjadi Juara
Guardiola mencatatkan rekor menjadi pelatih pertama yang memenangkan Piala Super Eropa dengan tiga klub yang berbeda.
Manchester City hadapi Bodoe/Glimt di Lingkaran Arktik. Cek prediksi, kabar cedera Pep Guardiola, dan kembalinya Erling Haaland ke Norwegia.
Manchester City berhasil mendatangkan kapten Crystal Palace Marc Guehi dengan nilai transfer sebesar 20 juta pound sterling atau sekitar Rp456 miliar.
Klasemen Liga Inggris pekan ke-22: Arsenal tetap di puncak meski imbang, sementara Man City dan Aston Villa kompak menelan kekalahan pahit.
Debut Carrick di bangku pelatih Setan Merah langsung menghadirkan kesan positif. Pelatih interim hingga akhir musim itu berani merombak susunan pemain
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Manchester City kian terpuruk dalam perburuan gelar juara Liga Primer Inggris setelah dipaksa menyerah 0-2 oleh Manchester United di Old Trafford, Sabtu (18/1).
Keputusan VAR tersebut sempat memicu protes keras dari Michael Carrick di pinggir lapangan.
Kunci kemenangan United terletak pada kecepatan transisi dari bertahan ke menyerang. Gol Bryan Mbeumo pada menit ke-65 adalah hasil dari skema serangan balik klasik.
Babak pertama berjalan dengan tensi tinggi dan penuh kontroversi. Manchester United sebenarnya sempat merayakan gol melalui aksi Amad Diallo pada menit ke-34 dan Bruno Fernandes,
Preview Derby Manchester 2026: MU vs City. Simak rekor pertemuan dari era 'Tetangga Berisik' Ferguson hingga dominasi taktik Pep Guardiola.
Pelatih Manchester City, Pep Guardiola, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja VAR meski timnya sukses membungkam Newcastle United 2-0 pada Rabu (14/1).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved