Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum PSSI Erick Thohir mengaku sedih saat Lionel Messi dipastikan absen menghadapi Timnas Indonesia pada FIFA Matchday. Meski begitu, Erick mengatakan masih banyak bintang lain dari tim juara Piala Dunia 2022 itu bertanding di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (19/6) malam nanti.
Usai menghadapi Australia di Tiongkok, Kamis (15/6), Messi memilih berlibur dan tidak ikut dalam rombongan tim ke Jakarta. Selain Messi, dua pemain lain juga tak tampil di laga nanti yakni Angel Di Maria dan Nicolas Otamendi.
Erick mengatakan Argentina masih mempunyai banyak pemain bintang seperti Julian Alvarez.
Baca juga: Tanding dengan Argentina, Jadi Ajang Pembelajaran Timnas Indonesia
"Ketika tim Argentina datang, banyak pemain luar biasa, Julian Alvarez dan macam-macam saya rasa ini hal yang tentu positif untuk Indonesia. Ya, ketika Messi tidak memilih (datang ke Indonesia) tentu saya sangat sedih," kata Erick Thohir di Jakarta, Sabtu (17/6).
"Apalagi saya pendukung Messi. Ya, tapi kalau kita tidak diapresiasi ya tidak apa-apa. Banyak bintang lain kok. Banyak bintang lain yang lagi tumbuh," jelasnya.
Baca juga: Erick Thohir Kibarkan Nasionalisme Bangsa di Laga FIFA Matchday Lawan Argentina
Erick menjelaskan ketidakhadiran Messi bukan masalah. Justru, kata dia, hal itu menjadi perhatian agar tidak selalu dimanfaatkan tim-tim besar datang hanya untuk 'jualan'.
"Ini yang saya ingin ketuk hati kita, bahwa kita harus diapresiasi sebagai bangsa. Jangan hanya memanfaatkan media sosial terus akhirnya mereka hanya jualan. Sedangkan kontribusi balik untuk Indonesia tidak ada," ucapnya.
Khusus untuk tim nasional Indonesia, kata Erick, ajang FIFA matchday dimanfaatkan untuk meningkatkan ranking dan moral pemain.
"FIFA matchday ini adalah ajang kita menaikkan poin secara tim nasional. Tetapi ada juga yang meningkatkan moral bertanding kita, mental kita, nyali kita, dan dunia internasional tidak meremehkan industri sepak bola nasional kita," kata Erick. (Mal/Z-7)
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Misi John Herdman memutus kutukan juara sekaligus menghapus memori kelam kegagalan Shin Tae-yong di Piala ASEAN 2024.
nam kali melangkah ke partai puncak, enam kali pula Garuda harus puas hanya menyentuh medali perak.
KETUA Umum PSSI, Erick Thohir, mengharapkan dukungan dari seluruh elemen sepak bola nasional usai PSSI resmi memperkenalkan John Herdman sebagai pelatih tim nasional Indonesia.
Jakarta, Herdman menyampaikan pandangannya. Ia melihat tekanan menjadi pelatih timnas Indonesia bukan sebagai masalah besar, melainkan sebagai sebuah keistimewaan.
Prestasi gemilang yang ditorehkan kontingen Indonesia pada ajang SEA Games 2025 Thailand tidak hanya menjadi catatan sejarah olahraga nasional.
Bagi John Herdman, Bobby Robson bukan sekadar pelatih, melainkan representasi dari kelas pekerja Inggris Utara yang sukses menaklukkan dunia melalui sepak bola.
Sebelum mendarat di Jakarta, John Herdman telah melanglang buana dari Inggris ke Selandia Baru hingga Kanada.
Indonesia mendapat kepercayaan besar sebagai salah satu dari 11 negara penyelenggara FIFA Series, dengan Jakarta yang dijadwalkan menjadi pusat rangkaian pertandingan.
Jika Indonesia berada di Grup A bersama Korea Selatan, Irak, dan Kirgiztan, maka Tajikistan dan Jepang menghuni Grup C bersama Uzbekistan dan Australia.
Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi jenderal lapangan tengah. Ia akan didampingi oleh Rizky Ridho, yang secara terang-terangan telah dipuji oleh Herdman atas kedewasaan bermainnya.
Timnas Futsal Indonesia terus mematangkan persiapan menjelang gelaran bergengsi Piala Asia Futsal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved