Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
GELARAN Piala ASEAN 2026 tidak hanya menjadi panggung debut John Herdman, tetapi juga memicu kembali ingatan pahit publik sepak bola tanah air. Turnamen yang akan digulirkan 24 Juli hingga 26 Agustus mendatang ini membangkitkan memori kegagalan menyakitkan era Shin Tae-yong (STY), yang berujung pada pemecatannya oleh PSSI.
Pada edisi terakhir, Garuda yang saat itu masih di bawah kendali STY secara mengejutkan gagal lolos ke semifinal setelah hanya menghuni posisi ketiga di Grup B. Puncaknya, Filipina mengubur mimpi skuad muda Indonesia lewat kekalahan 0-1 di Stadion Manahan, Surakarta (21/12/2024). Kekalahan memalukan di depan pendukung sendiri itu disebut-sebut sebagai pemicu utama STY resmi didepak pada 6 Januari 2025.
Kini, di bawah komando John Herdman, asa baru digelorakan. Meski dihantui rekam jejak Indonesia yang sudah enam kali gagal di final, pelatih berdarah Inggris ini justru merasa tertantang untuk mencetak sejarah.
"Hal terakhir yang Anda inginkan adalah menjadi pelatih yang sudah mencapai final enam kali, lalu harus memenangkannya lagi untuk ketujuh kalinya. Jadi, untuk melakukannya pertama kali dan mencatat sejarah bersama para penggemar serta para pemain, itulah pola pikir yang ingin kami bawa ke turnamen ini," tegas Herdman di Studio MNC, Jakarta, Kamis (15/1).
Herdman menyadari turnamen yang berlangsung 24 Juli-26 Agustus ini berada di luar agenda FIFA Matchday, sehingga klub-klub Eropa kemungkinan besar ogah melepas pemain diaspora. Namun, baginya hal itu bukanlah masalah.
"Artinya, semua tim akan bermain di level yang sama. Tim yang akan sukses adalah tim yang benar-benar ingin mewakili negaranya di momen ini, dan kami ingin mengambil kesempatan itu untuk menjadi tim Indonesia pertama yang mengangkat trofi di Piala ASEAN," pungkasnya.
Berdasarkan hasil undian Piala ASEAN 2026 di MNC Studio, Jakarta, Kamis (15/1/2026), Indonesia dipastikan menghuni Grup A bersama sang juara bertahan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta pemenang playoff antara Timor Leste dan Brunei Darussalam. (Ant/I-1)
Simak rekam jejak lengkap 15 edisi Piala ASEAN dari 1996 hingga 2024. Dari drama "Shoulder of God" hingga dominasi Thailand, serta hasil undian terbaru 2026.
TIMNAS Indonesia terancam tampil pincang tanpa kekuatan pemain diaspora di Piala ASEAN 2026.
Acara undian grup itu dihadiri oleh sejumlah sosok penting seperti Presiden AFF Khiev Sameth, Ketua umum PSSI Erick Thohir, pelatih timnas Indonesia John Herdman
Jay Idzes diprediksi akan tetap menjadi jenderal lapangan tengah. Ia akan didampingi oleh Rizky Ridho, yang secara terang-terangan telah dipuji oleh Herdman atas kedewasaan bermainnya.
TAKHTA tertinggi sepak bola Asia Tenggara akan segera diperebutkan. Thailand masih memegang status sebagai negara tersukses dalam sejarah Piala ASEAN.
Piala ASEAN 2026 diselenggarakan pada Juli sampai Agustus tahun ini dan tidak termasuk dalam FIFA match day.
TIMNAS Indonesia terancam tampil pincang tanpa kekuatan pemain diaspora di Piala ASEAN 2026.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengincar sejarah baru di Piala ASEAN 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved