Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PIVOT andalan Timnas Futsal Indonesia, Israr Megantara, 21, sedang berada di ambang sejarah baru. Pemain muda berbakat ini secara terbuka mengungkapkan hasratnya untuk berkarier di luar negeri demi meningkatkan pengalaman dan jam terbang di level internasional.
Langkah Israr menuju kompetisi Eropa mulai menemui titik terang. Klub asal Spanyol, Burela FS, dilaporkan tertarik untuk merekrut pemain asal Tambun, Kabupaten Bekasi tersebut.
Meski berbasis di Galicia dan saat ini berkompetisi di kasta kedua (Segunda Division), Burela FS memiliki reputasi besar dengan sejarah panjang di kasta tertinggi Liga Futsal Spanyol.
"Bermain di klub futsal luar negeri menjadi keinginan terbesar saya. Ingin menimba ilmu di sana," ujar Israr saat ditemui di Cikarang, Sabtu (14/2).
Meski ketertarikan dari Spanyol sudah nyata, Israr mengaku masih harus menunggu keputusan resmi. Saat ini, nasib keberangkatannya sangat bergantung pada hasil keputusan manajemen Cosmo JNE FC, klub yang menaunginya di kompetisi domestik.
"Masih nunggu informasi dari manajemen. Kalau kontrak di Cosmo sudah mau selesai, tidak tahu juga apakah (kontrak) di Cosmo akan diperpanjang atau tidak," jelas Israr mengenai statusnya saat ini.
Ketertarikan Burela FS sebenarnya bukan hal baru. Pembicaraan mengenai transfer ini telah berlangsung sejak tahun lalu.
Namun, kesepakatan belum tercapai karena padatnya jadwal pertandingan, baik di Pro Futsal League maupun agenda padat bersama Timnas Indonesia.
"Mungkin karena takut mengganggu fokus bertanding, apalagi di timnas kemarin padat, mulai dari kompetisi Four Nations hingga SEA Games dan AFC Futsal Asian Cup 2026 kemarin," tambahnya.
Burela FS tampaknya sangat serius memburu tanda tangan Israr. Penampilan impresifnya saat menjalani masa trial pada September 2025 menjadi bukti kuat; ia berhasil mencetak lima gol yang memikat manajemen klub. Momentum kepindahan ini pun diprediksi akan terjadi pada Februari ini.
Selain hasil trial, performa Israr di Piala Asia Futsal 2026 menjadi katalisator penting. Torehan hattrick-nya saat bersua raksasa futsal Asia, Iran, di laga pamungkas turnamen tersebut semakin memuluskan jalannya menuju Eropa.
Jika transfer ini terwujud, Israr akan mencatatkan sejarah sebagai pemain Indonesia pertama yang merumput di kompetisi profesional Spanyol.
Ia menyusul jejak seniornya, Evan Soumilena, yang sebelumnya sempat membela klub Portugal, ADCR Caspi.
Bagi Israr, bermain di Eropa bukan sekadar karier pribadi, melainkan misi untuk negara.
"Target pribadi saya itu selain ingin bermain di luar negeri juga ingin membawa Indonesia bermain di Piala Dunia Futsal," pungkasnya. (Ant/Z-1)
FIFA Series merupakan turnamen dua tahunan yang dirancang untuk mempertemukan negara-negara dari konfederasi yang berbeda.
Santo Kits dan Nevis, yang saat ini menempati peringkat 154 dunia, diprediksi akan memberikan tantangan fisik yang berbeda bagi para penggawa timnas Indonesia.
Nova Arianto menekankan bahwa keberlanjutan program dan pembangunan mentalitas pemain harus tetap menjadi prioritas utama bagi pelatih baru demi menjaga mimpi menuju Piala Dunia.
Penunjukan Kurniawan Dwi Yulianto sebagai pelatih timnas U-17 sekaligus menandai adanya pergeseran posisi di jajaran pelatih timnas kelompok umur.
Ketidakpastian keikutsertaan timnas Indonesia di Asian Games 2026 bermula dari pemberitaan media Vietnam yang menyebutkan adanya perubahan regulasi oleh AFC dan OCA.
Bagi Hector Souto, pencapaian timnas Indonesia sebagai runner-up Piala Asia Futsal 2026 belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Menurut Azis, perlawanan sengit yang ditunjukkan anak asuh Hector Souto membuktikan bahwa Indonesia bukan lagi sekadar pelengkap dalam peta futsal internasional.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Menurut Hector Souto, jika pemain hanya berkompetisi di dalam negeri akan sulit untuk menaikkan standar permainan.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memuji habis-habisan perkembangan mentalitas anak asuhnya usai memastikan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved