Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Hector Souto Tegaskan Kemenangan Atas Kirgistan Bukti Kematangan Mental Timnas Futsal Garuda

Basuki Eka Purnama
30/1/2026 10:33
Hector Souto Tegaskan Kemenangan Atas Kirgistan Bukti Kematangan Mental Timnas Futsal Garuda
Timnas futsal Indonesia(MI/Dok. Federasi Futsal Indonesia)

PELATIH Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto, memuji habis-habisan perkembangan mentalitas anak asuhnya usai memastikan tiket perempat final Piala Asia Futsal 2026. Kemenangan dramatis 5-3 atas Kirgistan di Indonesia Arena, Kamis (29/1) malam, dinilai Souto sebagai buah dari ketenangan tim dalam menghadapi situasi sulit.

Bagi Souto, keberhasilan ini adalah pencapaian spesial karena baru terjadi untuk kedua kalinya dalam sejarah futsal Indonesia. 

Ia menegaskan bahwa hasil ini tidak didapat dengan cuma-cuma, melainkan melalui perjuangan melawan tim yang dianggapnya paling berbahaya di fase grup.

Analisis Taktis dan Pengakuan Kualitas Lawan

Sejak awal, pelatih asal Spanyol tersebut sudah memprediksi bahwa Kirgistan akan menjadi batu sandungan besar. Prediksi itu terbukti lewat perlawanan sengit yang sempat membuat Indonesia tertinggal di babak pertama.

“Saya sudah mengatakan sebelum turnamen bahwa Kirgistan mungkin tim terkuat di grup kami. Mereka membuktikan kualitas itu hari ini,” ungkap Souto.

Ia secara ksatria mengakui bahwa skema lawan sempat melumpuhkan permainan Indonesia, terutama saat Kirgistan menerapkan strategi penjaga gawang yang ikut menyerang. 

Namun, Souto bangga karena pemainnya tetap kepala dingin dan mampu memanfaatkan momentum melalui serangan balik yang efektif.

“Mereka bermain sangat baik dan memberi kami banyak masalah," imbuh Souto, mengapresiasi daya juang lawan yang memaksa timnya bekerja ekstra keras.

Misi Dominasi Melawan Irak

Meski posisi aman menuju fase gugur telah terkunci, Souto belum mau mengendurkan ikat pinggang. Fokusnya langsung beralih ke laga pamungkas grup melawan Irak. 

Ia menilai Irak memiliki barisan pemain dengan kemampuan individu yang menonjol yang bisa menjadi ancaman jika tidak diredam dengan penguasaan bola yang dominan.

Souto menginstruksikan anak asuhnya untuk tidak membiarkan lawan mengembangkan permainan. Strategi yang akan diusung adalah menekan Irak di area pertahanan mereka sendiri agar tidak memiliki ruang untuk melancarkan serangan individu.

“Kami harus lebih waspada, menguasai bola lebih baik dan membuat mereka menderita di area permainan itu,” tegasnya.

Pernyataan Souto ini menegaskan visi besarnya: ia ingin Timnas Futsal Indonesia tidak hanya sekadar lolos, tetapi tampil sebagai tim yang mampu mendikte permainan di level internasional dengan intensitas tinggi. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya