Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI publik sepak bola tanah air tengah merayakan keberhasilan Timnas Futsal Indonesia mencetak sejarah di Asia, sang nahkoda, Hector Souto, justru masih dibayangi rasa sesal. Pelatih asal Spanyol tersebut mengaku sulit melupakan drama kekalahan menyakitkan atas timnas Iran di final Piala Asia Futsal 2026 yang berlangsung di Indonesia Arena, Sabtu lalu.
Melalui unggahan di akun Instagram resminya, Selasa (10/1), Souto mengungkapkan perasaan emosionalnya terkait kegagalan Indonesia membawa pulang trofi juara di depan pendukung sendiri.
"Masih terasa sakit," tulis Souto membuka pesannya.
Pertandingan final tersebut memang menyuguhkan drama luar biasa. Pasukan Garuda sempat dikejutkan oleh gol cepat Iran di menit awal. Namun, mentalitas baja yang ditanamkan Souto membuat Indonesia bangkit dan membalikkan keadaan menjadi 3-1. Kejar-mengejar angka terus terjadi hingga skor imbang 4-4 menutup waktu normal.
Memasuki babak tambahan waktu, Indonesia hampir saja mengunci gelar juara saat mencetak gol yang mengubah kedudukan menjadi 5-4 hanya dua menit sebelum laga berakhir.
Sayangnya, kemenangan yang sudah di depan mata itu buyar ketika Iran menyamakan kedudukan menjadi 5-5 di menit terakhir tambahan waktu. Laga pun harus ditentukan lewat adu penalti, di mana Indonesia akhirnya menyerah dengan skor tipis 4-5.
"Saya masih tidak percaya sejauh apa kita telah melangkah dengan begitu kuat. Namun saya juga belum bisa memaafkan diri karena membiarkan sebuah final yang sudah ada di tangan kita terlepas," ungkap pelatih berusia 44 tahun tersebut.
Bagi Souto, pencapaian sebagai runner-up belum cukup untuk menenangkan hatinya.
Meski apresiasi mengalir deras dari masyarakat yang bangga akan perjuangan heroik skuat Garuda, pelatih kelahiran Chantada ini merasa Indonesia sangat layak berdiri di podium tertinggi.
"Walaupun banyak yang memberi selamat, di dalam pikiran saya masih terasa bahwa kita seharusnya bisa melakukannya. Bahwa Indonesia pantas mendapatkannya," tambahnya.
Terlepas dari rasa kecewa tersebut, tahun 2026 mencatatkan tinta emas bagi futsal Indonesia. Ini merupakan pencapaian terbaik sejak debut mereka pada tahun 2002.
Souto kini bertekad menjadikan momentum ini sebagai batu loncatan untuk membawa level futsal Indonesia ke panggung yang lebih tinggi, dengan target utama menembus Piala Dunia Futsal 2028.
Souto menutup pesannya dengan sebuah visi yang kuat mengenai arah perkembangan futsal di tanah air.
"Kami ingin membawa kebahagiaan untuk seluruh negeri dan membuktikan bahwa futsal adalah olahraga masa depan ketika dijalankan dengan visi, perencanaan, dan keberanian. Dan kita sudah melihatnya. Kita sudah membuktikannya," pungkasnya. (Ant/Z-1)
FFI memastikan Hector Souto tetap menjadi pelatih timnas futsal Indonesia hingga 2028 usai sukses membawa Garuda runner-up Piala Asia.
Ketua Umum FFI Michael Victor Sianipar berharap pemerintah memberi bonus bagi timnas futsal Indonesia usai meraih runner-up Piala Asia 2026.
Pelatih timnas futsal Indonesia Hector Souto menilai kerja sama KFI dengan Palma krusial untuk memperkuat Pro Futsal League dan kualitas pemain timnas.
TIMNAS Indonesia harus puas menjadi runner up dalam memperebutkan Piala Asia Futsal 2026. Meskipun demikian Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto bangga
Pelatih timnas futsal Indonesia, Hector Souto, mengungkapkan rasa bangganya terhadap perjuangan anak asuhnya sepanjang turnamen.
FFI memastikan Hector Souto tetap menjadi pelatih timnas futsal Indonesia hingga 2028 usai sukses membawa Garuda runner-up Piala Asia.
Menurut Kensuke Takahashi, Indonesia, yang kini ditangani Hector Souto, berada dalam kondisi yang sangat siap untuk menghadapi raksasa futsal Asia, Iran, di laga final Piala Asia Futsal.
Keberhasilan melaju ke empat besar merupakan pencapaian tertinggi Indonesia sepanjang keikutsertaannya dalam 11 edisi Piala Asia Futsal sejak debut pada 2002.
Filosofi Hector Souto untuk laga semifinal Piala Asia Futsal nanti sangat sederhana namun menuntut disiplin tinggi: mencuri momentum di menit awal.
Ahmad Habibie melakukan serangkaian aksi heroik kala mempertahankan gawang timnas Indonesia di laga perempat final Piala Asia Futsal kontra timnas Vietnam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved