Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
EKS pelatih Juventus Claudio Ranieri dikabarkan telah menolak kesempatan untuk melatih klub Liga Italia AC Monza menggantikan Giovanni Stroppa yang baru-baru ini dipecat.
Monza telah mengangkat Raffaele Palladino sebagai pelatih anyar, namun dikabarkan sebelumnya klub promosi Liga Italia itu sempat menghubungi Ranieri.
Pada saat itu pihak AC Monza meminta Ranieri untuk menangani klub, akan tetapi pelatih asal Italia itu menolak tawaran tersebut meski kini tengah menganggur sejak awal tahun.
Ranieri terakhir kali menangani klub Liga Inggris Watford dan tercatat hanya dipercaya selama 14 pertandingan sebelum dipecat dengan mencatatkan rata-rata 0,5 poin per pertandingan.
Sebelumnya pelatih berusia 70 tahun itu hampir selama dua tahun menangani klub Liga Italia Sampdoria serta menukangi Il Samp dengan total 71 pertandingan.
Pelatih berlisensi UEFA Pro itu tercatat mengawali kariernya sebagai pelatih pada musim 1986/87 dengan menangani klub Liga Italia Vigor Lamezia yang kini berada di tingkat tujuh kompetisi negeri Pizza.
Selanjutnya ia pernah menangani klub-klub Liga Italia seperti Campania Puteolana Calcio, Cagliari, Napoli dan Fiorentina sebelum memutuskan menyebarang ke Spanyol pada musim 97/98 menangani Valencia.
Setelah itu, Ranieri menangani klub-klub besar Eropa seperti Atletico Madrid, Chelsea, Parma, Juventus, AS Roma, Inter, AS Monaco dan Leicester City.
Selama menjadi pelatih tim utama, Ranieri mengamankan satu gelar Liga Inggris, Piala Super UEFA, Piala Italia, Piala Raja Spanyol dan Piala Super Italia. (OL-8)
Secara statistik Inter Milan lebih unggul dibanding Monza dengan menguasai 54% penguasaan bola dan melepaskan 19 tendangan yang empat di antaranya tepat sasaran.
Laga Inter vs Monza berlangsung di Giuseppe Meazza, Minggu (9/3) dini hari WIB.
INTER Milan nyaris dipermalukan tim juru kunci, Monza, pada lanjutan Serie A di Stadion Giuseppe Meazza, Minggu (9/3) dini hari WIB.
Berkat kemenangan atas Monza, AS Roma menduduki peringkat sembilan klasemen Serie A dengan raihan 40 poin.
Monza, saat ini, berada di dasar klasemen Serie A setelah hanya mengoleksi 13 poin dari 24 pertandingan.
Tiga poin dari laga melawan Monza tersebut membuat Lazio berada di peringkat keempat klasemen sementara Serie A 2024-2025 dengan 45 poin dari 24 pertandingan.
Bagi Gian Piero Gasperini, performa Donyell Malen bukan sekadar soal angka di papan skor, melainkan jawaban atas kebuntuan lini depan AS Roma yang sempat ia keluhkan sebelumnya.
Dengan tambahan tiga poin ini, AS Roma kini menyamai perolehan poin Juventus di peringkat keempat klasemen Serie A, membuka peluang lebar untuk bersaing di zona Liga Champions.
Tambahan tiga poin dari laga melawan Cremonese ini membuat Atalanta tetap kokoh di papan tengah Serie A menuju zona Eropa, tepatnya di peringkat ketujuh.
Luciano Spalletti puji mentalitas Juventus saat bangkit dari ketertinggalan melawan Lazio.
Pelatih Lazio Maurizio Sarri angkat bicara soal drama hasil imbang melawan Juventus, tentang kegagalan mengunci kemenangan hingga konflik fans.
JUVENTUS harus puas bertengger di peringkat empat klasemen Liga Italia setelah melalui laga Juventus vs Lazio dengan hasil imbang 2-2 di pekan ke-24 Liga Italia Serie A 2025/26
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved