Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PELE, Neymar, dan nama besar lain di sepak bola Brasil menyuarakan kemarahan mereka setelah seorang agen Spanyol melontarkan ejekan rasisme kepada penyerang Brasil yang bermain di Real Madrid Vinicius Junior agar 'tidak berperilaku seperti monyet'.
Kepala Asosiasi Agen Agen Sepak Bola Spanyol (AEAF) Pedro Bravo menyatakan hal itu pada Kamis (15/9) di Chiringuito Show, salah satu acara sepak bola televisi papan atas Spanyol.
Bravo menyebut pemain berusia 22 tahun itu harus berhenti melakukan selebrasi gol dengan tarian khasnya.
Baca juga: Benzema Terpaksa Absen di Derbi Madrid
Pernyataan Bravo itu menuai kemarahan di Brasil, tempat pemain kulit hitam kerap menjadi sasaran ejekan rasisme dengan suara monyet.
"Sepak bola adalah kebahagian. Sepak bola adalah tarian," ujar legenda sepak bola Brasil Pele di Instagram.
"Meski tidak bisa dipungkiri bahwa rasisme masih ada hingga kini, hal itu tidak boleh membuat kita berhenti tesenyum. Kita harus terus berjuang melawan rasisme setiap hari dengan cara memperjuangkan hak kita untuk bahagia," lanjutnya.
Penyerang Paris Saint-Germain Neymar mencicit, "BAILA VINI JR", menggunakan kata Portugal untuk tarian. Cicitan Neymar itu merupakan tagar#BailaViniJr yang menjadi trending di Twitter Brasil.
Mendapat dukungan dari penggemar dan sesama pesepak bola, Vinicius Junior merilis pernyataan.
"Saya adalah korban xenophobua dan rasisme dai sebuah pernuyataan," kata Vinicius. "Tarian ini adalah untuk merayakan keberagaman budaya di dunia. Apakah Anda menerimanya, menghargainya, atau tidak, saya tidak akan berhenti," tegas penyerang Real Madrid itu.
Konfederasi Sepak Bola Brasil (CBC) juga menyatakan dukungan mereka untuk Vinicius dan mengecam pernyataan rasis itu.
Real Madrid juga menegaskan menolak sebagai bentuk rasisme dan xenophobia serta berencana mengambil tindakan hukum menanggapi pernyataan itu.
Sementara itu, Bravo meminta maaf lewat Twitter dengan mengatakan dirinya salah menggunakan frasa dan bermaksud secara metafora mengatakan 'fooling around' atau 'bermain-main'. (AFP/OL-1)
Kylian Mbappe mencetak dua gol saat Real Madrid menang 6-1 atas Monaco di Liga Champions. Simak profil dan statistik performa sang megabintang.
Kemenangan Real Madrid atas Monaco di laga Liga Champions menjadi angin segar bagi Alvaro Arbeloa yang baru ditunjuk menggantikan Xabi Alonso pada 12 Januari lalu.
Nerazzurri yang duduk di peringkat keenam butuh poin penuh untuk merangsek ke posisi empat besar.
Sepanjang pertandingan, suara cemoohan terdengar dari tribun Santiago Bernabeu. Dua pemain yang menjadi sasaran utama kritik pendukung adalah Vinicius Junior dan Jude Bellingham
Arbeloa memastikan tidak ada yang menghalangi Vinicius untuk absen dari laga Liga Champions UEFA 2025/2026 kontra AS Monaco di Santiago Bernabeu
Simak preview Real Madrid vs Monaco di Liga Champions 2026. Analisis taktik Arbeloa, statistik Mbappe, dan update badai cedera kedua tim.
Sepanjang pertandingan, suara cemoohan terdengar dari tribun Santiago Bernabeu. Dua pemain yang menjadi sasaran utama kritik pendukung adalah Vinicius Junior dan Jude Bellingham
Arbeloa memastikan tidak ada yang menghalangi Vinicius untuk absen dari laga Liga Champions UEFA 2025/2026 kontra AS Monaco di Santiago Bernabeu
Secara terbuka, Kylian Mbappe menyuarakan ketidaksukaannya terhadap sikap pendukung Real Madrid yang hanya menargetkan pemain tertentu sebagai sasaran kritik.
Alvaro Arbeloa menilai dedikasi Vinicius Junior untuk selalu memberikan yang terbaik dalam kondisi apa pun adalah aset krusial bagi Real Madrid.
Diego Simeone dikabarkan melakukan provokasi psikologis kepada Vinicius Junior dengan mengklaim Real Madrid berencana menjualnya di bursa transfer mendatang.
Kehilangan Kylian Mbappe menjadi pukulan telak bagi produktivitas Real Madrid.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved