Headline

Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.

Real Madrid Takluk dari Getafe, Alvaro Arbeloa Pasang Badan dan Tolak Menyerah

Thalatie K Yani
03/3/2026 07:13
Real Madrid Takluk dari Getafe, Alvaro Arbeloa Pasang Badan dan Tolak Menyerah
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan timnya tidak akan melempar handuk dalam perburuan gelar La Liga meski baru saja dipermalukan Getafe.(Real Madrid)

PELATIH Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menegaskan perburuan gelar juara La Liga musim ini belum berakhir bagi timnya. Meski menelan kekalahan pahit 0-1 dari Getafe di Santiago Bernabeu, Arbeloa menjamin skuat Los Blancos akan terus berjuang hingga titik darah penghabisan.

Kekalahan ini membuat Real Madrid kini tertinggal empat poin dari pemuncak klasemen. Namun, dengan 12 pertandingan tersisa, Arbeloa tetap optimistis.

"Masih ada 36 poin yang bisa diperebutkan dan kami tidak punya tujuan lain selain berjuang mendapatkan seluruh 36 poin tersebut. Tidak ada seorang pun di sini yang akan melempar handuk. Ini adalah Real Madrid dan tidak ada yang menyerah sampai pertandingan terakhir," tegas Arbeloa dalam konferensi pers usai laga.

Analisis Pertandingan dan Masalah Lini Serang

Arbeloa menilai timnya tampil cukup kompetitif dan menciptakan lebih banyak peluang bersih dibandingkan tim tamu. Ia menyoroti peluang emas yang didapat Vinicius Junior, Antonio Rudiger, hingga Rodrygo yang gagal dikonversi menjadi gol.

"Kami memiliki peluang yang jauh lebih jelas daripada mereka. Kami mencoba mencetak gol sejak menit pertama. Saya pikir kami layak mencetak gol, tetapi sepak bola bukan tentang kepantasan. Getafe melakukan pekerjaan hebat, seperti yang selalu mereka lakukan," ujarnya.

Arbeloa juga mengakui adanya ketergantungan tim pada kemampuan dribel Vinicius Junior. Ia mencatat timnya perlu lebih agresif di kedua sisi sayap dan tidak hanya terpaku pada satu jalur serangan untuk membongkar pertahanan blok rendah lawan.

Tanggung Jawab dan Kondisi Pemain

Menanggapi hasil buruk ini, Arbeloa secara jantan menyatakan dirinya adalah pihak yang paling bertanggung jawab. Ia menolak untuk menyalahkan absennya pemain pilar seperti Jude Bellingham atau Kylian Mbappe sebagai alasan kekalahan.

"Meningkatkan permainan kami adalah tanggung jawab dan tugas saya. Jika ada yang bertanggung jawab atas kekalahan ini, itu adalah saya. Saya menerimanya, dan yang bisa saya lakukan sekarang adalah bekerja dengan para pemain saya," kata Arbeloa.

Terkait pergantian pemain, Arbeloa menjelaskan bahwa David Alaba ditarik keluar karena mengalami sedikit ketegangan otot. Sementara itu, mengenai Thiago yang mendapatkan cemoohan saat ditarik keluar, Arbeloa justru memberikan pembelaan. Ia menilai Thiago tampil fantastis dengan kepribadian yang kuat meski itu merupakan penampilan perdananya sebagai starter.

Fokus ke Balaidos dan Liga Champions

Kini, Real Madrid harus segera bangkit karena jadwal padat telah menanti. Setelah bertandang ke markas Celta Vigo di Balaidos, mereka akan menghadapi laga krusial di Liga Champions melawan Manchester City.

Namun, tantangan berat menanti di laga berikutnya. Kartu kuning yang diterima Dean Huijsen dan Carreras, serta kartu merah Franco Mastantuono akibat protes kepada wasit, membuat Real Madrid harus kehilangan tiga pemain penting untuk pertandingan di Vigo mendatang. (Real Madrid/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya