Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYERANG timnas Prancis Kylian Mbappe, Minggu (19/6), menuding Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengabaikan ejekan rasisme yang diterimanya setelah penyerang Paris Saint-Germain itu gagal mengeksekusi penalti di Piala Eropa 2020.
Eksekusi penalti Mbappe saat adu penalti melawan Swiss berhasil ditahan sehingga Prancis tersingkir dari Piala Eropa di babak 16 besar.
Penyerang berusia 23 itu menjadi sasaran kemarahan para pendukung di media sosial yang membuatnya mengaku berencana mempertimbangkan pensiun dari timnas.
Baca juga: Modric Antar Kroasia Kalahkan Prancis
Dalam wawancara dengan sebuah surat kabar di edisi Minggu, Presiden FFF Noel Le Graet berbicara mengenai minimnya dukungan yang dirasakan Mbappe selepas Prancis tersingkir dari Piala Eropa. Namun, dia sama sekali tidak menyinggung masalah ejekan rasisme yang diterima Mbappe. Hal itu membuat striker itu kesal.
Le Graet mengatakan, "Mbappe memandang federasi tidak membela dia setelah dia gagal mengesekusi penalti dan dikritik di media sosial."
"Kami hanya bertemu selama lima menit di kantor saya," lanjutnya sembari menambahkan bahwa Mbappe tidak lagi mau membela timnas Prancis.
Pada Minggu (19/6), Mbappe, lewat Twitter, menyesalkan Le graet tidak membahas ejekan rasisme yang dialami oleh penyerang PSG itu.
"Iya, saya akhirnya menjelaskan kepdaanya (Le Graet) bahwa masalah sebenarnya adalah rasisme BUKAN penalti," tegas Mbappe.
"Namun, dia bersikeras tidak ada aksi rasisme," keluh Mbappe.
Kemudian, dalam wawancara dengan sebuah radio Prancis, Le Graet menegaskan tidak ada masalah antara dirinya dan Mbappe.
"Saya setuju dengannya. Saya mengerti semuanya dan tidak ada masalah dengan Kylian," tegas Le Graet. (AFP/OL-1)
Kylian Mbappe mencetak dua gol saat Real Madrid menang 6-1 atas Monaco di Liga Champions. Simak profil dan statistik performa sang megabintang.
Sepanjang pertandingan, suara cemoohan terdengar dari tribun Santiago Bernabeu. Dua pemain yang menjadi sasaran utama kritik pendukung adalah Vinicius Junior dan Jude Bellingham
Simak preview Real Madrid vs Monaco di Liga Champions 2026. Analisis taktik Arbeloa, statistik Mbappe, dan update badai cedera kedua tim.
Secara terbuka, Kylian Mbappe menyuarakan ketidaksukaannya terhadap sikap pendukung Real Madrid yang hanya menargetkan pemain tertentu sebagai sasaran kritik.
SEPAK bola, seperti hidup, sering kali tidak ditentukan skor. Ia ditentukan sikap.
Barcelona vs Madrid di final Piala Super Spanyol. Kylian Mbappe pulih dari cedera dan berpeluang tampil sejak awal membela Real Madrid di laga penuh gengsi.
Joe Willock menjadi sasaran akun anonim setelah gagal memanfaatkan peluang emas di menit-menit akhir pertandingan laga antara Newcastle United dan Crystal Palace di St James' Park.
La Liga kembali diguncang isu rasisme setelah Marcus Rashford jadi sasaran chant rasis saat laga Barcelona vs Real Oviedo.
Naomi Osaka mengecam komentar rasisme Jelena Ostapenko di AS Terbuka 2025.
Tel, yang baru berusia 20 tahun, menjadi sasaran komentar bernada rasial usai Spurs kalah dalam adu penalti melawan PSG pekan lalu.
Mathys Tel menjadi sasaran pesan-pesan kasar di media sosial setelah Spurs kalah 4-3 dari Paris Saint-Germain (PSG) melalui adu penalti setelah sempat unggul dua gol di waktu normal.
Video polisi pukul pengemudi kulit hitam di Jacksonville, Florida, viral dan picu kemarahan publik. Kasus ini soroti kekerasan berlebihan & rasisme sistemik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved