Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BALI United akan melakoni laga terakhir dalam fase grup Piala Presiden 2022, Senin (20/6). Ambisi Bali United untuk mendapat tiga poin perdana dalam babak fase Grup C turnamen pramusim itu mendapat jalan terjal.
Serdadu Tridatu akan kembali mendapat lawan tangguh pada laga pamungkas Grup C ini. Anak asuh Stefano Cugurra harus menghadapi tim kuat Persebaya Surabaya sebelum menutup perjuangannya di turnamen pramusim ini.
Diketahui sebelumnya, perjalanan Juara Liga 1 2021/2022 di Piala Presiden tidak mudah, Bali United tercatat baru meraih 1 poin di klasemen Grup C dari dua pertandingan yang sudah mereka lakoni. Satu-satunya poin direbut Serdadu Tridatu setelah menahan imbang Persib Bandung 1-1 pada laga perdana.
Pelatih Bali United Stefano Cugurra mengatakan skuadnya telah melupakan kekalahan yang diterimanya saat berjumpa Bhayangkara FC, Kamis (16/6). Dia pun bertekad merebut kemenangan perdana di Piala Presiden 2022.
"Pasti di dalam dunia sepak bola profesional kami tidak suka dengan kekalahan. Namun yang pasti, saat berjumpa Persebaya kami tidak akan melepaskan pertandingan itu," ujar Stefano Cugurra dalam keterangan resmi klub, Minggu (19/6).
Pertandingan ini akan menjadi kali ke-11 keduanya bertemu di kompetisi domestik. Dari sebelas pertemuan, pasukan Bajol Ijo lebih unggul lewat catatan enam kemenangan.
Masih segar dalam ingatan saat Persebaya menodai momen juara Bali United pada pekan ke-33 Liga 1 2021/2022 dengan skor akhir 3-0. Sebelumnya, pada pertemuan pertama musim lalu, Serdadu Tridatu juga takluk 1-3 dari Green Force -julukan Persebaya-.
Sementara itu, Bali United baru dua kali berhasil mengalahkan Persebaya. Terakhir kali anak asuh Stefano Cugurra menang adalah pada gelaran Liga 1 2019 dengan skor 2-1 lewat gol Ilija Spasojevic dan Paulo Sergio.
Baca juga: Klub Bali United Gandeng PINTU, Platform Tranding Kripto Sebagai Sponsor
Melihat kedalaman skuad yang dimiliki, keduanya terbilang sama-sama kuat. Namun, Bali United patut mewaspadai eksplosivitas pemain muda milik Persebaya.
Sederet bintang muda seperti Supriadi hingga bintang Timnas Indonesia Marselino Ferdinan yang telah kembali tentu perlu pengawasan khusus dari bek senior milik Serdadu Tridatu Willian Pacheco dan Leonard Tupamahu.
Dalam pertandingan ini, tidak hanya Bali United yang tengah mengincar tiga poin perdana di Piala Presiden 2022, Persebaya Surabaya juga demikian.
Hasil negatif mewarnai perjalanan Persebaya Surabaya di grup C Piala Presiden 2022. Green Force baru mengumpulkan satu poin dari dua pertandingan yang sudah dimainkan.
Ditahan imbang Bhayangkara FC pada laga pertama, Persebaya menelan kekalahan dalam pertandingan keduanya. Anak asuh Aji Santoso itu kalah atas Persib Bandung 1-3
Menjadi juru kunci di klasemen Grup C Aji menegaskan bahwa Persebaya belum menyerah di Piala Presiden 2022. Mereka akan berjuang hingga pertandingan akhir melawan Bali United.
"Pertandingan melawan Bali United, kami tetap berusaha semaksimal mungkin untuk bisa meraih hasil terbaik," tukas Aji.(OL-5)
Laga uji coba itu sekaligus menjadi sarana tim pelatih untuk menilai pemain yang selama ini belum banyak mendapat menit bermain.
Kekuatan Persebaya Surabaya pada putaran kedua Super League nanti akan bertambah, setelah tiga pemain baru resmi diperkenalkan ke suporter.
Laga Persebaya vs Malut United dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 berakhir dengan kemenangan penting bagi tuan rumah.
Laga Persebaya vs Malut United pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 berlangsung dengan tempo tinggi dan sarat duel fisik.
Persebaya vs Malut United berakhir 2-1 di GBT. Gali Freitas mencetak dua gol dan membawa Bajol Ijo naik ke papan atas BRI Super League.
UNTUK pertama kalinya pelatih baru Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memimpin latihan bersama dengan pemain Persebaya, di Lapangan ABC kompleks Stadion Gelora Bung Tomo (GBT)
Kemenangan meyakinkan itu ditentukan sepenuhnya pada paruh pertama laga. Meski Bhayangkara FC sempat mengambil inisiatif serangan di menit-menit awal
Kemenangan dramatis 2-1 yang diraih Bhayangkara FC di Stadion Sumpah Pemuda, Lampung, langsung mendongkrak posisi skuad asuhan Paul Munster.
Pelatih sementara Persebaya, Uston Nawawi, mengungkapkan rasa kecewanya setelah timnya hanya mampu bermain imbang melawan tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengakui bahwa masalah penyelesaian akhir masih menjadi kendala utama timnya saat bermain imbang 1-1 melawan Persebaya.
Penyerang Bhayangkara Presisi Lampung FC, Dendi Sulystiawan, menjadi penyelamat timnya setelah mencetak gol pada menit 90+8 untuk memaksakan hasil imbang melawan Persebaya Surabaya.
Nama Rahmatsho Rahmatzoda semakin mencuri perhatian publik sepak bola Indonesia, terutama setelah performanya bersama PSIM Yogyakarta menuju final Super League 2025/2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved