Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Real Madrid Carlo Ancelotti mengatakan sejarah klub membantu timnya keluar dari situasi sulit untuk mencapai final Liga Champions. Los Blancos mampu bangkit saat menghadapi Manchester City di laga leg kedua semifinal, Kamis (5/5) dini hari WIB, di Bernabeu.
Juara Eropa 13 kali itu tertinggal 1-0 dan agregat 5-3 hingga pertandingan memasuki menit ke-90. Tetapi, dua gol pemain pengganti Rodrygo, di masa injury time, mampu mengubah keadaan dan membuat skor agregat sama kuat 5-5.
Duel pun berlanjut ke perpanjangan waktu. Manchester City benar-benar harus menderita setelah Real Madrid mendapatkan penalti dari wasit karena Karim Benzema dijatuhkan Ruben Diaz di kotak terlarang. Benzema, yang maju sebagai eksekutor, melakukan tugasnya dengan baik untuk membawa Real Madrid berbalik unggul agregat 6-5.
Baca juga: Ancelotti Sebut Final Liga Champions Melawan Liverpool akan Seperti Laga Derbi
Itu adalah kali ketiga berturut-turut sang juara Liga Champions 13 kali itu bangkit dari ketertinggalan pada musim ini. Mereka melakukan hal yang sama kala melawan Paris Saint-Germain dan Chelsea di babak 16 besar dan perempat final.
"Saya tidak bisa mengatakan kami terbiasa menjalani kehidupan seperti ini, tetapi apa yang terjadi malam ini terjadi saat melawan Chelsea dan juga melawan PSG," kata Ancelotti.
“Jika Anda harus mengatakan alasannya, sejarah klub ini yang membantu kami untuk terus lanjut ketika tampaknya kami sudah selesai. Ini memberi Anda kekuatan untuk mengikuti, melanjutkan, untuk percaya," lanjutnya.
Kemenangan itu membawa Madrid ke final Liga Champions ke-17 mereka. Tidak hanya itu, catatan bersejarah juga diraih Ancelotti sebagai pelatih pertama yang mencapai lima final Liga Champions.
Pada partai final, Madrid telah ditunggu Liverpool, yang mengalahkan Villarreal di semifinal. Pertandingan pamungkas kompetisi terlelite antarklub Benua Biru tersebut akan berlangsung pada Minggu (29/5).
"Saya senang berada di sana di final, di Paris melawan rival hebat lainnya. Kami sudah terbiasa. Ini akan menjadi pertandingan fantastis," kata Ancelotti.
Sementara itu, Manajer Manchester City Pep Guardiola harus kembali menelan pil pahit setelah gagal meraih juara Liga Champions musim ini. Kekalahan The Citizens tidak dapat diprediksi setelah Madrid menghasilkan serangan balik yang menakjubkan untuk mencapai final.
Man City masih harus menunggu untuk dinobatkan sebagai juara Eropa meskipun banyak uang yang sudah diinvestasikan oleh pemilik klub asal Abu Dhabi itu selama 14 tahun terakhir.
“Kami tidak memainkan yang terbaik, tetapi itu normal, di semifinal, para pemain merasakan tekanan dan ingin melakukannya. Sepak bola tidak dapat diprediksi, ini adalah permainan seperti ini. Kami harus menerimanya," kata Guardiola.
Ketidakmampuan Man City menjaga keunggulan tidak lepas dari kesalahan Guardiola yang memilih untuk bermain defensif demi mempertahankan keunggulan. Madrid awalnya tidak berhasil melepaskan tembakan tepat sasaran. Namun, kondisi itu berubah saat Rodrygo membalikkan keadaan.
"Setelah kami mencetak gol, kami lebih baik. Kami menemukan tempo dan permainan kami serta para pemain nyaman. Tidak seperti dalam 10 menit terakhir mereka menyerang. Mereka menempatkan banyak pemain di dalam kotak, dengan (Eder) Militao, Rodrygo, Vinicius (Junior), Benzema dan mereka melakukan umpan silang dan mencetak dua gol," kata Guardiola.
Pelatih asal Spanyol itu pun menegaskan sudah saatnya Man City melupakan Liga Champions kembali fokus ke Liga Primer Inggris. Tim asuhannya kini berada di puncak klasemen dengan hanya memimpin satu poin saja di depan Liverpool.
"Saat ini, kami perlu melanjutkan proses dan kembali lagi, bersama orang-orang di rumah, dan menghadapi empat pertandingan terakhir yang kami miliki pada musim ini," ujarnya. (AFP/OL-1)
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
UEFA resmi menunjuk penyelidik khusus untuk mendalami dugaan penghinaan rasial yang dilakukan pemain Benfica, Gianluca Prestianni, terhadap penyerang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
Real Madrid meraih kemenangan 1-0 saat bertandang ke markas Benfica pada leg pertama playoff Liga Champions yang digelar di Lisbon, Rabu (17/2) dini hari WIB
BEK Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, mengecam keras dugaan rasisme yang dialami rekan setimnya, Vinicius Junior, saat Los Blancos menang 1-0 atas SL Benfica.
Real Madrid dilaporkan mengincar Dominik Szoboszlai dari Liverpool untuk bursa transfer 2026. Simak rumor swap deal dengan Camavinga dan tanggapan agen.
Manchester City berpeluang pangkas jarak dengan Arsenal saat menjamu Newcastle di Etihad. Cek prediksi skor, susunan pemain, dan kondisi tim terbaru.
Bernardo Silva dikabarkan akan meninggalkan Manchester City pada musim panas 2026. Barcelona, Juventus, dan Atletico Madrid bersaing ketat.
Manchester City menjamu Newcastle United di Etihad. Simak prediksi Man City vs Newcastle, statistik head-to-head, dan ambisi City pangkas jarak dari Arsenal.
PSG dikabarkan siap memecahkan rekor transfer dunia demi memboyong Erling Haaland dari Manchester City pada bursa transfer musim panas 2026.
James Trafford frustrasi di Manchester City setelah kedatangan Donnarumma. Leeds, Newcastle, dan Aston Villa siap bersaing mendatangkannya musim panas ini.
Sorotan utama di putaran kelima Piala FA tertuju pada pertemuan dua kekuatan besar Liga Primer Inggris, Newcastle United yang akan menjamu Manchester City di St. James' Park.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved