Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Rusia Vladimir Putin memperingatkan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden bahwa sanksi baru Barat terhadap Moskow akan merusak hubungan antara Rusia dan AS serta akan menjadi kesalahan besar.
Meski begitu, ajudan Kremlin Yuri Ushakov mengatakan kepada wartawan bahwa Rusia puas dengan percakapan telepon dengan Biden, yang menurutnya. berpusat pada jaminan keamanan yang diinginkan Moskow dari Barat di tengah peningkatan pasukan Rusia di dekat perbatasan Ukraina.
Ushakov mengatakan Biden tampaknya setuju bahwa Moskow membutuhkan jaminan semacam itu dan tampak serius tentang negosiasi, bahkan jika perbedaan tetap ada dan garis besar kemungkinan kompromi sejauh ini tidak jelas.
Baca juga: Biden dan Putin akan Bahas Keamanan melalui Telepon
Rusia telah membuat negara-negara Barat khawtir dengan mengerahkan puluhan ribu tentara di dekat perbatasannya dengan Ukraina dalam dua bulan terakhir.
Moskow membantah berencana menyerang Ukraina dan mengatakan pihaknya memiliki hak untuk memindahkan pasukannya di wilayahnya sendiri jika dipandang perlu.
AS telah berulang kali memperingatkan Moskow bahwa mereka akan menjatuhkan sanksi yang menghancurkan jika Rusia meluncurkan serangan baru ke Ukraina, sebuah ancaman yang menurut Ushakov diulangi oleh Biden pada Kamis (30/12).
Ushakov mengatakan Putin telah memberi tahu Biden bahwa langkah seperti itu dapat menyebabkan putusnya hubungan AS-Rusia.
“Presiden kami segera menanggapi (terhadap ancaman sanksi) bahwa jika Barat memutuskan dalam situasi ini atau lainnya untuk menjatuhkan sanksi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang telah disebutkan, maka itu dapat menyebabkan kerusakan total dalam hubungan antara negara kami dan menyebabkan kerusakan paling serius pada hubungan antara Rusia dan Barat,” kata Ushakov.
“Presiden kami juga menyebutkan bahwa itu akan menjadi kesalahan yang akan dilihat oleh keturunan kami sebagai kesalahan besar,” imbuhnya.
Moskow telah mengatakan pihaknya menginginkan jaminan yang mengikat secara hukum dari aliansi militer NATO atas ekspansi timur dan penyebaran senjatanya.
Rusia akan mengadakan pembicaraan tentang jaminan yang dicarinya dengan AS di Jenewa pada 10 Januari, dengan NATO di Brussels pada 12 Januari, dan di bawah naungan Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa di Wina pada 13 Januari.
Ushakov mengatakan panggilan telepon hari Kamis telah menciptakan suasana yang baik menjelang pembicaraan itu.
Rusia mencaplok Krimea Ukraina pada 2014 dan mendukung pemberontakan separatis pro-Rusia pada tahun yang sama yang membuat Kiev kehilangan kendali atas petak Ukraina timur. (Straitstimes/OL-1)
Putra Mahkota Saudi MBS dilaporkan melobi Donald Trump untuk melanjutkan perang dan menggulingkan rezim Iran di tengah konflik Timur Tengah 2026 yang memanas.
Eskalasi Timur Tengah 2026: AS siapkan 3.000 pasukan elit lintas udara. Trump kirim 15 poin proposal damai lewat Pakistan saat Iran serang pangkalan AS
Pangeran MBS dikabarkan mendesak Donald Trump untuk terus menggempur Iran demi stabilitas Teluk dan ekonomi. Simak analisis lengkap persaingan Riyadh vs Teheran.
Arab Saudi izinkan AS gunakan pangkalan King Fahd untuk serang Iran. Simak kronologi pergeseran sikap Riyadh dan tawaran damai Pakistan di sini.
IHSG ditutup menguat tajam 2,75% ke level 7.302 pada Rabu (25/3/2026). Penguatan dipicu optimisme damai AS-Iran lewat proposal 15 poin yang mendorong koreksi harga minyak
Dirjen IAEA Rafael Grossi mengonfirmasi dialog AS-Iran di Islamabad akhir pekan ini. Pembicaraan akan fokus pada rudal, milisi, dan skema alternatif meredam konflik
Vladimir Putin tegaskan dukungan deeskalasi cepat di Timur Tengah kepada Masoud Pezeshkian. Bahas dampak serangan AS-Israel dan bantuan kemanusiaan Rusia.
Gedung Putih menyatakan tidak senang jika Rusia benar-benar membagikan intelijen kepada Iran di tengah konflik Timur Tengah, namun belum melontarkan kecaman keras.
Laporan terbaru PBB mengungkap keterlibatan langsung Vladimir Putin dalam deportasi ribuan anak Ukraina ke Rusia.
Presiden Rusia Vladimir Putin gencar berkomunikasi dengan Iran dan Donald Trump untuk memediasi konflik di Timur Tengah. Apakah ini murni upaya damai atau strategi mengamankan ekonomi Rusia?
Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan negaranya tengah meningkatkan pasokan minyak dan gas kepada sejumlah mitra dekat yang dianggap dapat merekaa andalkan di berbagai kawasan dunia.
Intelijen Amerika Serikat menyebut Rusia diduga membagikan informasi kepada Iran yang berpotensi membantu menargetkan aset militer AS di kawasan Teluk.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved