Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
KLUB Ligue 1 Troyes, Selasa (30/11), mengecam serangan rasial yang dialamatkan kepada pemain mereka yang berasal dari Korea Selatan (Korsel) Suk Hyun-jun daam laga tandang ke markas Marseille, akhir pekan lalu.
Suk masuk sebagai pemain pengganti saat laga menyisakan 14 menit, Minggu (28/11) di Stade Velodrome dalam laga yang digelar tanpa penonton akibat ulah pendukung Marseille di laga sebelumnya.
Komentar rasial terhadap Suk tertangkap oleh mikrofon televisi ketika dia berada di dalam lapangan.
Baca juga: PSG Libas 10 Pemain Saint-Etienne 3-1
Juru bicara Marseille mengatakan Presiden Klub Pablo Longoria telah menghubungi pihak Troyes untuk meminta maaf kepada Suk dan Troyes.
Juru bicara itu menyebut Marseille belum berhasil mengindentifikasi pelaku serangan rasial tersebut.
"Pernyataan yang tertangkap mikrofon itu tidak bisa diterima dan mencoreng wajah sepak bola," tegas Troyes dalam pernyataan resmi.
"Kami akan membantu dan mendukung pemain kami," lanjut klub Ligue 1 itu. (AFP/OL-1)
Stade Brestois meraih kemenangan penting setelah menaklukkan Olympique Marseille dalam lanjutan Ligue 1 di Stadion Francis-Le Blé, Sabtu (21/2) WIB.
Marseille meyakini bahwa sosok Habib Beye adalah figur yang tepat untuk membangkitkan mentalitas skuad yang sempat goyah.
Prediksi, head-to-head, dan susunan pemain Brest vs Marseille di Ligue 1 2026. Bisakah Marseille menang tanpa Roberto De Zerbi?
Hasil imbang dengan Strasbourg memperpanjang tren negatif Marseille yang belum meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir.
Prediksi Marseille vs Strasbourg di Ligue 1 2026. Simak susunan pemain, head to head, dan statistik kunci di Orange Vélodrome.
Selama hampir dua tahun masa kepemimpinannya di Marseille, Roberto De Zerbi telah memimpin tim dalam 69 pertandingan di berbagai kompetisi
Arne Slot menekankan bahwa tanggung jawab insan sepak bola jauh lebih besar dibanding masyarakat awam dalam menangani isu diskriminasi.
SUDAH sejak 1993 kampanye antirasisme di sepak bola digaungkan.
Benfica membela pemain mereka Gianluca Prestianni, yang kini berada di bawah penyelidikan UEFA atas dugaan pelecehan rasisme terhadap bintang Real Madrid, Vinicius Junior.
Pernyataan keras Presiden FIFA itu menyusul dugaan insiden rasisme yang menimpa bintang Real Madrid, Vinicius Junior, dalam laga leg pertama playoff Liga Champions 2025/26 melawan Benfica.
anggota dpr Nyoman Parta, berharap masyarakat Bali mulai menjauhkan diri dari praktik rasisme yang kerap diarahkan kepada warga pendatang.
BEK Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, mengecam keras dugaan rasisme yang dialami rekan setimnya, Vinicius Junior, saat Los Blancos menang 1-0 atas SL Benfica.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved