Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN FIFA Gianni Infantino menuduh mereka yang menentang rencananya untuk mengubah frekuensi Piala Dunia menjadi setiap dua tahun sekali sebagai penakut terhadap perubahan dan mereka hanya ingin mempertahankan status tinggi mereka dalam cabang olahraga ini.
Dalam konfederasi di Eropa dan Amerika Selatan yang menentang rencana mengubah siklus empat tahunan, Infantino mengatakan mereka tidak ingin hal-hal berubah karena mereka berada di puncak olahraga ini.
Dia berbicara dalam kongres Konfederasi Sepak Bola Afrika di Kairo saat negara-negara Afrika diperkirakan mendukung rencananya dalam mengubah ketuan-rumahan Piala Dunia diberikan setiap dua tahun.
Baca juga: FIFA Berjanji Semua Orang Boleh Menonton Langsung Piala Dunia di Qatar
"Mereka yang menentang adalah mereka yang berada di puncak. Itu terjadi dalam semua sektor kehidupan ketika ada reformasi dan perubahan, mereka yang berada di puncak tidak ingin ada yang berubah karena mereka memang ada di puncak," kata Infantino.
"Mereka takut seandainya ada perubahan karena posisi kepemimpinan mereka terancam," sambung dia.
Infantino menandaskan dengan meningkatkan frekuensi tuan rumah acara unggulan FIFA tersebut, hal itu akan menawarkan peluang lebih banyak lagi kepada negara-negara di luar papan atas dunia.
"Kami perlu menawarkan peluang lebih besar untuk sepak bola dunia agar sepak bola Afrika bersinar di panggung dunia," ujarnya.
Infantino mengatakan dia akan terus berkonsultasi mengenai pendapat tentang proposalnya tetapi tidak memberikan batas waktu untuk mengimplementasikanya.
UEFA mengatakan jadwal baru akan berdampak buruk kepada keseimbangan kompetisi lokal, domestik, kontinental, dan internasional.
CONMEBOL, badan sepak bola Amerika Selatan, mengatakan proyek itu 'menjungkirbalikkan tradisi hampir 100 tahun sepak bola dunia'.
Piala Dunia akan menambah jumlah finalisnya dari 32 menjadi 48 pada edisi 2026 yang diselenggarakan bersama oleh Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat (AS). (Ant/OL-1)
Rusia luncurkan serangan energi terbesar di awal 2026, tewaskan warga sipil dan rusak ikon Kyiv, di tengah persiapan perundingan damai di Abu Dhabi.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Sepanjang 2025, tercatat ada 24.558 transaksi transfer internasional di sektor putra, meningkat lebih dari 7% dibandingkan tahun sebelumnya.
FIFA menemukan adanya dugaan penggunaan dokumen palsu untuk meloloskan para pemain naturalisasi agar bisa memperkuat Timnas Malaysia dalam laga kualifikasi Piala Asia melawan Vietnam.
Sepp Blatter menilai kekhawatiran terkait faktor keamanan menjadi alasan yang sangat kuat bagi para suporter untuk mempertimbangkan kembali rencana mereka datang langsung ke AS.
Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan bahwa FIFA Series 2026 merupakan panggung krusial bagi perkembangan skuat Garuda, terutama di bawah arahan pelatih kepala baru, John Herdman.
Sebelumnya, FIFA dan UEFA telah membekukan keanggotaan Rusia dari seluruh kompetisi internasional sejak Februari 2022, sesaat setelah invasi skala penuh ke Ukraina dimulai.
Penganugerahan penghargaan kepada seorang pemimpin politik yang sedang menjabat adalah, dengan sendirinya, pelanggaran yang jelas terhadap tugas netralitas FIFA.
TImnas Curacao resmi menorehkan sejarah besar dalam dunia sepak bola setelah memastikan diri lolos ke Piala Dunia 2026 untuk pertama kalinya.
Pemerintahan Trump meluncurkan sistem visa jalur cepat bagi pemegang tiket Piala Dunia 2026. Meski demikian, pemegang tiket tetap bisa ditolak masuk AS.
FIFA berkomitmen membantu membangun kembali infrastruktur sepak bola di Jalur Gaza sebagai bagian dari upaya rekonstruksi pascaperang.
Tayangan acara tersebut memperlihatkan Presiden FIFA Gianni Infantino disambut oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump. Keduanya saling berjabat tangan dan berbincang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved