Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Bhayangkara FC Paul Munster menegaskan tidak ada pemain bintang di skuatnya yang dihuni pemain-pemain ternama.
"Saya tidak mau ada pemain bintang di tim. Mereka yang berjuang bukan hanya pemain starting eleven, tetapi semua nama yang ada di skuat," ujar Munster setelah memimpin timnya berlaga kontra Persiraja di Indomilk Sport Center, Tangerang, Minggu (29/8).
Bhayangkara FC bisa dikatakan memiliki skuat 'mewah' di Liga 1 Indonesia 2021-2022.
Baca juga : Hasil Buruk Bikin Mario Gomez Didepak dari Kursi Pelatih Bhayangkara FC
Di tim berjuluk The Guardian itu, ada pemain-pemain yang tidak jarang mengisi slot tim nasional Indonesia seperti Adam Alis, Evan Dimas, Andik Vermansah, Hansamu Yama, Awan Setho, Muhamad Hargianto, dan Sani Rizki.
Kemudian, mereka juga memiliki pesepak bola asing yang kualitasnya tidak diragukan yaitu pemain terbaik Liga 1 2019, Renan Silva, dan penyerang tim nasional Chad, Ezechiel Ndouasel.
Situasi tersebut membuat Bhayangkara memiliki kedalaman skuad yang ideal untuk mengarungi liga.
Baca juga : PSS Sleman Bobol Gawang Bhayangkara 4-1, Sang Pelatih Dibuat Terkejut
Munster menyebut hal itu bagus. Dia pun mengingatkan para pemainnya untuk menunjukkan performa maksimal baik dalam latihan maupun ketika bermain agar rutin diturunkan. Ketenaran bukan jaminan untuk menyegel satu tempat di Bhayangkara FC.
"Kalau mereka tidak bagus dalam latihan, tidak akan bermain," tegas Munster.
Saat mengalahkan Persiraja dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Liga 1 2021-2022 di Indomilk Sport Center, Tangerang, Minggu (29/8), Munster membangkucadangkan Evan Dimas, Adam Alis. dan Andik Vermansah. Pemain naturalisasi Osas Saha juga didaftarkan sebagai pemain pengganti.
Dua gol Bhayangkara FC pada pertandingan itu dilesakkan Ezechiel Ndouasel, yang salah satunya datang dari titik penalti. Persiraja memperkecil kedudukan berkat gol sundulan Paulo Henrique.
Hasil tersebut membawa Bhayangkara FC ke posisi kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2021-2022 dengan koleksi tiga poin. Adapun Persiraja menduduki peringkat ke-17. (Ant/OL-1)
Menurut Bruno Tavares, aspek mental menjadi kendala utama yang menghambat skema permainan Persebayas Surabaya di laga kontra Bhayangkara FC.
Preview lengkap Persebaya Surabaya vs Bhayangkara FC Liga 1 2026. Analisis taktik, H2H, dan prediksi susunan pemain di Stadion Gelora Bung Tomo.
Persebaya Surabaya mengalami krisis ujung tombak menyusul cedera Malik Rizaldi dan Perovic, jelang menjamu Tim Bhayangkara Presisi Lampung FC, Sabtu (14/2).
Simak preview lengkap Bhayangkara FC vs Borneo FC di Liga 1 2026. Analisis kekuatan, head to head, dan prediksi skor di Stadion Sumpah Pemuda Lampung.
PELATIH Malut United Hendri Susilo menyatakan kekecewaannya atas hasil laga Malut United vs Bhayangkara FC di pekan ke-19 Liga 1 BRI Super League 2025/2026.
STRATEGI yang disusun pelatih Malut United, Hendri Susilo, gagal membuahkan hasil positif saat pertandingan Malut United vs Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 BRI Super League 2025-2026.
Rekor 13 laga tak terkalahkan Persebaya Surabaya terhenti di tangan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 di Stadion GBT. Simak statistik dan jalannya laga.
Pelatih Bhayangkara Paul Munster mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya menjelang laga pekan ke-21 Super League, target kemenangan demi klasemen.
Pelatih Bhayangkara Paul Munster mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya sebelum laga pekan ke-21 Super League di Gelora Bung Tomo, Sabtu malam.
Setali tiga uang, Dewa United datang ke Lampung dengan kondisi yang tak kalah memprihatinkan. Tangsel Warriors, julukan Dewa United, masih tertahan di peringkat ke-14.
Pelatih Bhayangkara Presisi Lampung FC, Paul Munster, mengapresiasi kerja keras para pemainnya meski hanya mampu meraih hasil imbang 1-1 melawan Persita
Kekalahan terbaru didapat saat bertandang ke markas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Jumat (22/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved