Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
PELATIH Bhayangkara FC Paul Munster menegaskan tidak ada pemain bintang di skuatnya yang dihuni pemain-pemain ternama.
"Saya tidak mau ada pemain bintang di tim. Mereka yang berjuang bukan hanya pemain starting eleven, tetapi semua nama yang ada di skuat," ujar Munster setelah memimpin timnya berlaga kontra Persiraja di Indomilk Sport Center, Tangerang, Minggu (29/8).
Bhayangkara FC bisa dikatakan memiliki skuat 'mewah' di Liga 1 Indonesia 2021-2022.
Baca juga : Hasil Buruk Bikin Mario Gomez Didepak dari Kursi Pelatih Bhayangkara FC
Di tim berjuluk The Guardian itu, ada pemain-pemain yang tidak jarang mengisi slot tim nasional Indonesia seperti Adam Alis, Evan Dimas, Andik Vermansah, Hansamu Yama, Awan Setho, Muhamad Hargianto, dan Sani Rizki.
Kemudian, mereka juga memiliki pesepak bola asing yang kualitasnya tidak diragukan yaitu pemain terbaik Liga 1 2019, Renan Silva, dan penyerang tim nasional Chad, Ezechiel Ndouasel.
Situasi tersebut membuat Bhayangkara memiliki kedalaman skuad yang ideal untuk mengarungi liga.
Baca juga : PSS Sleman Bobol Gawang Bhayangkara 4-1, Sang Pelatih Dibuat Terkejut
Munster menyebut hal itu bagus. Dia pun mengingatkan para pemainnya untuk menunjukkan performa maksimal baik dalam latihan maupun ketika bermain agar rutin diturunkan. Ketenaran bukan jaminan untuk menyegel satu tempat di Bhayangkara FC.
"Kalau mereka tidak bagus dalam latihan, tidak akan bermain," tegas Munster.
Saat mengalahkan Persiraja dengan skor 2-1 dalam laga lanjutan Liga 1 2021-2022 di Indomilk Sport Center, Tangerang, Minggu (29/8), Munster membangkucadangkan Evan Dimas, Adam Alis. dan Andik Vermansah. Pemain naturalisasi Osas Saha juga didaftarkan sebagai pemain pengganti.
Dua gol Bhayangkara FC pada pertandingan itu dilesakkan Ezechiel Ndouasel, yang salah satunya datang dari titik penalti. Persiraja memperkecil kedudukan berkat gol sundulan Paulo Henrique.
Hasil tersebut membawa Bhayangkara FC ke posisi kedua klasemen sementara Liga 1 Indonesia 2021-2022 dengan koleksi tiga poin. Adapun Persiraja menduduki peringkat ke-17. (Ant/OL-1)
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengakui ketangguhan Arema yang memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Marcos Santos menilai sejumlah keputusan pengadil lapangan sepanjang pertandingan sangat merugikan pihaknya dan menjadi faktor penentu hasil negatif bagi Singo Edan.
Pelatih Arema FC, Marcos Santos, menilai keputusan wasit dalam pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC sangat memengaruhi hasil akhir.
Ketika babak pertama hampir berakhir tanpa gol, Arema justru berhasil mencuri keunggulan. Joel Vinicius mencetak gol pada masa tambahan waktu babak pertama
Preview lengkap laga Bhayangkara FC vs Arema FC di Super League 2026. Analisis H2H, prediksi pemain, dan statistik kunci kedua tim.
Bhayangkara FC menang 2-0 atas Dewa United di Indomilk Arena. Gol Moussa Sidibe dan Bernard Doumbia membawa The Guardians naik ke posisi lima klasemen.
Pelatih Bhayangkara FC, Paul Munster, mengakui ketangguhan Arema yang memberikan perlawanan sengit sepanjang pertandingan.
Preview Dewa United vs Bhayangkara FC Liga 1 2026. Analisis taktik, prediksi skor, dan susunan pemain. Duel perebutan posisi 8 besar.
Selain menyoroti performa kolektif, Paul Munster memberikan pujian khusus atas kesiapan pemain cadangan Bhayangkara FC saat menang 4-0 atas Semen Padang di laga Super League.
Rekor 13 laga tak terkalahkan Persebaya Surabaya terhenti di tangan Bhayangkara FC dengan skor 1-2 di Stadion GBT. Simak statistik dan jalannya laga.
Pelatih Bhayangkara Paul Munster mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya menjelang laga pekan ke-21 Super League, target kemenangan demi klasemen.
Pelatih Bhayangkara Paul Munster mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya sebelum laga pekan ke-21 Super League di Gelora Bung Tomo, Sabtu malam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved