Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
REKOR impresif 13 pertandingan tak terkalahkan milik Persebaya Surabaya akhirnya resmi terhenti. Bermain di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Sabtu (14/2/2026) malam, skuad Bajul Ijo harus mengakui keunggulan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor tipis 1-2.
Kekalahan ini menjadi pil pahit bagi tim asuhan Bernardo Tavares yang sedang berupaya menembus papan atas klasemen. Sebaliknya, kemenangan ini menjadi pembuktian bagi Paul Munster, mantan pelatih Persebaya yang kini menahkodai The Guardian, yang berhasil meramu strategi efektif untuk meredam agresivitas tuan rumah.
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Persebaya sebenarnya tampil mendominasi dengan penguasaan bola mencapai 54%. Namun, pertahanan rapat yang digalang Anderson Salles dkk membuat peluang-peluang dari Francisco Rivera dan Bruno Moreira seringkali mentah di lini tengah.
Bhayangkara FC justru bermain sangat klinis. Gol pertama tercipta pada menit ke-26 melalui tandukan Henri Doumbia yang memanfaatkan skema bola mati dari Moussa Sidibe. Di masa injury time babak pertama (45+2'), Moussa Sidibe sendiri yang mencatatkan namanya di papan skor melalui skema serangan balik cepat setelah menerima umpan matang Ryo Matsumura.
Fakta Menarik: Kekalahan ini merupakan yang pertama bagi Persebaya di kandang sendiri sejak November 2025, sekaligus memutus tren positif 13 laga tanpa kekalahan di Liga 1 2025/2026.
Memasuki interval kedua, Persebaya melakukan perubahan taktik dengan memasukkan penyerang jangkung Mihailo Perovic. Strategi ini membuahkan hasil pada menit ke-64. Berawal dari penetrasi Gali Freitas di sisi kanan, umpan silang mendatarnya berhasil disambar Perovic untuk memperkecil kedudukan menjadi 1-2.
Stadion GBT bergemuruh memacu semangat pemain Persebaya untuk mencari gol penyeimbang. Namun, hingga tambahan waktu lima menit berakhir, skor tidak berubah. Bhayangkara FC sukses membawa pulang tiga poin krusial dari Surabaya.
| Kategori | Persebaya | Bhayangkara FC |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 1 | 2 |
| Penguasaan Bola | 54% | 46% |
| Total Tembakan | 14 | 9 |
| Tembakan ke Gawang | 6 | 4 |
Dengan hasil ini, Persebaya Surabaya tertahan di peringkat ke-5 klasemen sementara Liga 1 dengan 35 poin. Sementara itu, Bhayangkara FC berhasil merangkak naik ke posisi ke-8 dengan raihan 29 poin dari 21 pertandingan.
Persebaya Surabaya kini mempersiapkan sejak awal untuk laga tandang ke kandang Borneo FC dalam laga Persebaya vs Borneo FC pada Liga 1 yang digelar Sabtu (7/3) mendatang.
Persebaya Surabaya menjamu PSM Makassar di GBT malam ini (25/2). Bernardo Tavares bidik 3 poin meski Bajol Ijo krisis pemain akibat cedera dan sanksi kartu.
Persebaya Surabaya tengah mematangkan persiapan intensif menjelang laga krusial pekan ke-23 Super League 2025/2026 melawan PSM Makassar.
Persebaya menyiapkan pola latihan khusus selama Ramadan guna menjaga kondisi fisik pemain dan meminimalkan risiko cedera.
Menurut Bruno Tavares, aspek mental menjadi kendala utama yang menghambat skema permainan Persebayas Surabaya di laga kontra Bhayangkara FC.
Preview Dewa United vs Bhayangkara FC Liga 1 2026. Analisis taktik, prediksi skor, dan susunan pemain. Duel perebutan posisi 8 besar.
Selain menyoroti performa kolektif, Paul Munster memberikan pujian khusus atas kesiapan pemain cadangan Bhayangkara FC saat menang 4-0 atas Semen Padang di laga Super League.
Pelatih Bhayangkara Paul Munster mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya menjelang laga pekan ke-21 Super League, target kemenangan demi klasemen.
Pelatih Bhayangkara Paul Munster mewaspadai kekuatan Persebaya Surabaya sebelum laga pekan ke-21 Super League di Gelora Bung Tomo, Sabtu malam.
Setali tiga uang, Dewa United datang ke Lampung dengan kondisi yang tak kalah memprihatinkan. Tangsel Warriors, julukan Dewa United, masih tertahan di peringkat ke-14.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved