Rabu 14 Juli 2021, 07:35 WIB

Usain Bolt Kutuk Rasisme Kepada Trio Algojo Penalti Inggris

mediaindonesia.com | Sepak Bola
Usain Bolt Kutuk Rasisme Kepada Trio Algojo Penalti Inggris

Antara
Tiga algojo Timnas Inggris. Saka, Jadon dan Rashford yang gagal adu penaliti di Final Euro 2020 mendapat serangan rasisme.

 

PEMILIK delapan medali emas Olimpiade Usain Bolt mengutuk serangan terhadap trio algojo adu penalti tim nasional Inggris yang gagal di final Euro 2020 sembari menegaskan bawah rasisme seharusnya tidak punya tempat dalam sepak bola maupun masyarakat.

Ketiga pemain yang dimaksud adalah Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka, yang menjadi sasaran serangan rasial daring selepas Inggris dikalahkan Italia di final Euro 2020 pada Minggu (11/7).

Baca Juga: Demonstran Antirasisme Berkumpul di Depan Mural Rashford yang Dirusak

"Anda boleh marah kepada seseorang yang gagal karena kita semua manusia, tetapi ketika sudah membawa-bawa aspek ras, tindakan semacam itu tidak bisa diterima dalam sepak bola maupun kondisi umum lainnya," kata pelari Jamaika itu sebagaimana dikutip Reuters, Rabu dini hari WIB (14/7).

Serangan tidak hanya terjadi di dunia maya, mural Rashford di Manchester juga menjadi sasaran tindakan vandalisme dengan pesan berbau rasisme.

Bolt, yang sempat pindah profesi sebagai pesepak bola di Australia, menyebut serangan rasis itu sebagai sesuatu yang mengerikan.

"Pertama-tama semuanya itu mengerikan untuk diketahui... bagi saya sangat berat menyaksikan hal semacam ini. Sebagai orang kulit hitam, saya bisa bilang ini hal berat bagi mereka dan Anda tidak bisa menyalahkan mereka, sebab bukan mereka yang menentukan algojo penendang penalti," katanya.

"Ini sepak bola, ada menang, ada kalah dan memang berat ketika kalah. Saya pernah merasakannya bersama tim saya, tetapi saya tidak akan mencaci siapapun ataupun merendahkan mereka berdasar ras atau apapun. Kita semua akan marah ketika gagal menendang penalti, tetapi ketika menyangkut ras, anda harus paham itu akan menjadi masalah.

"Kekerasan rasial sangat tidak adil dan saya tidak percaya ini menjadi arah yang akan dituju sepak bola, saya mencintai sepak bola sepanjang karier olahraga, mengikuti kiprah para pemain ini ... jadi berat melihat ini semua terjadi," ujar mantan atlet asal Jamaika itu mengatakan. (Ant/OL-13)

Baca Juga: Rashford Minta Maaf karena Gagal Penalti di Final Piala Eropa

Baca Juga

AFP/Glyn Kirk

Liverpool Fokus Curi Kemenangan di Laga Terakhir

👤Rifaldi Putra Irianto 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 11:12 WIB
Wolverhampton merupakan salah satu tim yang kuat di Liga Premier saat ini. Klopp menilai, menghadapi Wolverhampton di laga terakhir...
MI/Seno

Persembahan Gerrard untuk Liverpool

👤Suryopratomo Pemerhati Sepak Bola 🕔Sabtu 21 Mei 2022, 07:10 WIB
Persembahan Gerrard untuk...
 AFP/Paul ELLIS

Takut Diteror Pendukung Setan Merah, Pogba Batal Membelot ke Manchester City

👤Widhoroso 🕔Jumat 20 Mei 2022, 23:39 WIB
GELANDANG Prancis, Paul Pogba ternyata sempat sepakat bergabung dengan Manchester City sebelum akhirnya berubah...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya