Jumat 18 Juni 2021, 23:17 WIB

UEFA Yakin Final Euro 2020 tetap Digelar di Wembley

Ant | Sepak Bola
UEFA Yakin Final Euro 2020 tetap Digelar di Wembley

Dok FA
Ilustrasi

 

BADAN Sepak Bola Eropa (UEFA) mengatakan yakin semifinal dan final Piala Eropa (EURO) 2020 tetap diadakan di Wembley. Namun, UEFA memiliki rencana darurat bila Inggris masih menolak untuk mengendurkan aturan karantina bagi suporter atau perwakilan negara lain.

Menurut laporan The Times pada Jumat (18/6), pertandingan final dapat dipindahkan dari London ke Budapest. Pemerintah Inggris sendiri menunda pencabutan semua pembatasan hingga 19 Juli.

Sebagian besar negara di Euro 2020 masuk dalam daftar kuning atau merah Inggris terkait kasus COVID-19.

Kapasitas Wembley dikurangi menjadi 22.500 untuk pertandingan grup di Euro 2020, tetapi itu akan ditambah menjadi 45.000 orang (sekitar 50 persen kapasitas penuh) untuk pertandingan di fase gugur.

Dari semua tuan rumah Euro 2020, hanya Puskas Arena berkapasitas 67.000 orang di Hungaria yang diizinkan mencapai 100% kapasitas penonton.

Bulan lalu, UEFA memindahkan final Liga Champions dari Istanbul ke Porto karena pembatasan virus corona yang berdampak pada perjalanan dari dan ke Turki.

UEFA bertemu dengan pejabat pemerintah dan Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) untuk membahas kemungkinan agar Wembley menjadi tuan rumah pertandingan antara Chelsea dan Manchester City, tetapi tidak ada kesepakatan yang dapat dicapai tentang pengecualian karantina untuk sponsor, VIP, dan penyiar.

Kini pemerintah Inggris sedang berdiskusi dengan UEFA mengenai rencana menggelar semifinal dan final Euro 2020 yang aman dan terjamin, tetapi masih belum ada keputusan yang dibuat mengenai pengecualian aturan karantina.

"Kami memahami tekanan yang dihadapi pemerintah dan berharap dapat mencapai kesimpulan yang memuaskan dari diskusi kami tentang masalah ini. Selalu ada rencana darurat, tetapi kami yakin pekan terakhir akan digelar di London," ujar UEFA.

Dublin dan Bilbao awalnya termasuk kota tuan rumah Euro 2020, tetapi dicoret setelah tidak dapat menjamin kehadiran penonton. (OL-8)
 

Baca Juga

AFP/FRANCK FIFE

Kovac Jijik dengan Insiden Rasisme di Kandang Sparta Praha

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 08:45 WIB
"Lapangan sepak bola adalah bagian dari dunia. Ada perilaku yang harus dihapuskan. Hal semacam ini tidak boleh terjadi...
AFP/thibaud moritz

Gelandang Monaco Jadi Korban Pelecehan Rasial di Sparta Praha

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 05:39 WIB
Setelah mencetak gol, Tchouameni disoraki dengan suara monyet oleh para pendukung Sparta...
AFP/Odd ANDERSEN

Laga Bayern di DFB Pokal Batal karena Covid-19

👤Basuki Eka Purnama 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 05:28 WIB
Skuat lawan Die Roten di ajang DFB Pokal, Bremer SV, harus dikarantina selama 14 hari karena tiga pemain mereka positif...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya