Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
INTER Milan menghantam tamunya Napoli dengan kemenangan 2-0, dalam pertandingan Serie A putaran ke-37 yang dimainkan di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Rabu (29/7) dini hari WIB.
Tambahan tiga poin mengembalikan Inter ke peringkat dua yang sempat direbut oleh Atalanta, beberapa jam silam. Nerazzurri kini total mengoleksi 79 poin.
Sementara itu, Napoli gagal menembus zona Eropa dan tertahan di posisi ketujuh dengan 59 poin.
Inter membuka keunggulan melalui gol Danilo D'Ambrosio pada menit 11 sebelum gol Lautaro Martinez pada menit 74 menggandakan keunggulan mereka.
Baca juga: Sempat Tertinggal, Atalanta Kalahkan Parma 2-1
Nerazzurri yang tampil agresif pada awal pertandingan segera mendapatkan ganjarannya. Mereka membuka keunggulan melalui umpan silang yang melewati Romelu Lukaku, namun Cristiano Biraghi dapat mengejarnya untuk kemudian mengirimkannya kepada D'Ambrosio yang tidak terkawal. D'Ambrosio lantas melepaskan sepakan akurat berujung gol.
Tertinggal satu gol membuat Napoli tersengat. Mereka balas mengancam melalui sepakan Lorenzo Insigne yang melebar.
Piotr Zielinski memiliki peluang melalui sepakan jarak jauh yang ditepis Handanovic, dan sang kiper juga masih harus menahan sepakan Matteo Politano meneruskan sodoran Insigne.
Inter bertahan dengan baik, namun saat keluar menyerang mereka kembali mengancam gawang tim tamu. Lukaku mengirimkan umpan kepada Marcelo
Brozovic, namun kiper Alex Meret dapat menggagalkan peluang itu dalam situasi satu lawan satu.
Pada awal babak kedua, sepakan voli Insigne mengenai lengan Candreva di dalam kotak penalti, namun VAR mengonfirmasi lengan Candreva berada dalam posisi alami, sehingga Napoli tidak diberi hadiah penalti.
Napoli lebih banyak menguasai bola, namun justru Inter yang mampu melesakkan gol kedua. Pemain pengganti Martinez menguasai bola dari
lapangan tengah, berlari ke depan, dan melepaskan sepakan keras kaki kanan dari jarak 20 meter yang bersarang ke sudut atas gawang Napoli.
Nicolo Barella mengancam pada serangan balik lainnya, tetapi kali ini Meret dengan berani keluar dari gawangnya untuk mencegah gawangnya kemasukan ketiga kalinya.
Pada pertandingan putaran terakhir yang akan berlangsung pada Sabtu (1/8), kedua tim sama-sama akan bertemu lawan berat. Inter akan melawat ke markas Atalanta, sedangkan Napoli menjamu Lazio. (Ant/OL-1)
Guglielmo Vicario menjadi target utama Juventus dan Inter Milan pada bursa transfer 2026. Kiper Tottenham ini siap kembali ke Serie A dengan nilai fantastis.
Inter Milan tampil perkasa dengan melibas 10 pemain Sassuolo. Lautaro Martinez menyamai rekor legenda klub, sementara Federico Dimarco cetak hat-trick assist.
Pada menit ke-49 laga kontra Sassuolo, sebuah suar dilemparkan dari tribun penonton Inter Milan ke arah lapangan dan meledak tepat di dekat Emil Audero.
INTER Milan memastikan tiket semifinal Coppa Italia setelah menang 2-1 dalam laga Inter vs Torino, dengan kontribusi pemain muda menjadi kunci di tengah
Kemenangan atas Torino ini menjaga harapan Inter Milan untuk meraih gelar Coppa Italia ke-10 mereka.
Simak preview lengkap perempat final Coppa Italia 2026 antara Inter Milan vs Torino. Analisis taktik, prediksi pemain, dan detail lokasi pertandingan.
Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, Como berhasil menembus semifinal Coppa Italia.
Preview Napoli vs Como perempat final Coppa Italia 2026. Prediksi skor, susunan pemain, dan analisis taktik Conte vs Fabregas.
Napoli kembali ke jalur kemenangan setelah mengalahkan Fiorentina 2-1 di Serie A. Antonio Vergara cetak gol perdana, namun Napoli harus kehilangan Di Lorenzo.
Preview big match Serie A 2025/26 antara Napoli vs Fiorentina di Stadion Diego Armando Maradona. Analisis taktik Antonio Conte vs Palladino dan prediksi skor.
Dua gol dari Joao Pedro di babak kedua memastikan kemenangan Chelsea, sekaligus mengakhiri perjalanan Napoli di kompetisi Eropa musim ini.
Menurut Rosenior, tingginya level persaingan membuat tidak ada laga yang bisa dianggap mudah, baik di Liga Champions, Serie A, maupun Premier League.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved