Headline
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Polisi harus usut tuntas hingga ke aktor intelektualnya.
Kumpulan Berita DPR RI
MANAJER Arema FC Ruddy Widodo mengaku hanya bisa pasrah jika Liga 1 musim ini terpaksa harus dibatalkan imbas pandemi global virus korona atau covid-19. Opsi pembatalan kompetisi musim ini akan diambil jika pemerintah tak kunjung mencabut status darurat bencana covid-19 yang ditetapkan hingga 29 Mei.
"Sesuai arahan dari BNBP itu masa darurat bencana sampe 29 Mei. Walaupun sangat berat bagi klub untuk tetap melanjutkan karena semua pendapatan sampai saat ini disetop. Jadi, kalau dari BNBP tanggal 29 Mei itu mundur lagi, dapat dipastikan Liga 1 2020 selesai," kata Ruddy, ketika dihubungi, Jumat (10/4).
Ruddy mengaku menerima keputusan tersebut, meski harus mengalami kerugian dengan tidak adanya pemasukan dari para sponsor, hak siar, dan tiket pertandingan. Sementara pihaknya juga harus tetap membayar gaji pemain dari Maret hingga Juni sebesar 25% dari nilai kontrak.
"Ya kami harus terima. Selama liga ditunda memang beban klub semakin bertambah karena tanpa pemasukan sama sekali dan punya kewajiban harus membayar gaji maximal 25%. Mungkin tidak hanya Arema, semua klub pasti merasakan kerugian ini," kata Ruddy.
Ruddy mengaku saat ini tinggal menunggu keputusan dari PSSI mengenai kelanjutan Liga 1 dan langkah klub ke depan, salah satunya mengenai status kontrak para pemain jika musim ini dibatalkan.
"Kami ikuti saja arahan dari PSSI," kata Ruddy.
Sementara CEO Bali United Yabes Tanuri mengaku tak ingin berandai-andai jika Liga 1 musim ini harus dibatalkan imbas pandemi global virus korona atau covid-19 semakin parah di Indonesia.
Ia mengatakan memang opsi tersebut ada dalam keputusan PSSI. Namun, hal tersebut bergantung pada kondisi terkini. Jika kondisi kembali kondusif dan aman untuk menyelenggarakan pertandingan, maka Liga 1 musim 2020 bisa dilanjutkan.
“Makanya kita lihat bagaimana perkembangan covid-19 ini bagaimana. Sambil kita juga membantu mencegah virus ini menyebar,” kata Yabes, ketika dihubungi, Jumat (10/4).
Yabes mengatakan pihaknya akan menindaklanjuti keputusan PSSI jika Liga 1 musim ini terpaksa harus dibatalkan. Ia mengatakan keputusan itu tentu telah mempertimbangkan kondisi dan yang terbaik untuk semua, termasuk menggelar kompetisi khusus menjelang musim 2021.
“Kami masih menunggu bagaimana kelanjutan liga ini,” tutur Yabes Tanuri.
Sebelumnya, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan mengatakan kompetisi musim ini akan dibatalkan jika pemerintah tak kunjung mencabut status darurat bencana covid-19 yang ditetapkan pada 29 Mei. Sebagai gantinya, pihaknya berencana menggelar kompetisi khusus.
Iwan Bule, sapaan akrabnya akan membahas lebih lanjut dengan klub. Namun, ia belum mengumumkan apa nama kompetisi itu dan bagaimana format turnamennya.
"Apabila September (covid-19) selesai, tentunya kami akan minta izin ke pemerintah akan mengadakan kompetisi khusus, seperti Liga Indonesia dan lain sebagainya namanya. Ini untuk mengisi kekosongan sampai akhir tahun," kata Iwan. (OL-4)
PSSI memastikan para pemain Timnas Indonesia baru akan berkumpul untuk persiapan FIFA Series 2026 setelah perayaan Idul Fitri agar pemain yang beragama Islam dapat merayakan Lebaran.
Indonesia akan menjadi salah satu tuan rumah turnamen mini FIFA Series 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 27-30 Maret di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.
Proses naturalisasi pemain tidak lepas dari mekanisme yang melibatkan DPR. Karena itu, PSSI masih menunggu kepastian mengenai jadwal persidangan sebelum melangkah lebih jauh.
PSSI resmi menunjuk Jawa Timur sebagai tuan rumah Piala AFF U17 2026 karena fasilitas stadion di Kaltim belum siap.
Denda tersebut dijatuhkan AFC karena PSSI dinilai lalai dalam memenuhi ketentuan regulasi pertandingan internasional yang telah ditetapkan oleh konfederasi.
Jakarta ditunjuk sebagai tuan rumah FIFA Series 2026. Timnas Indonesia akan menghadapi St. Kitts & Nevis, Bulgaria, dan Kepulauan Solomon pada 27 & 30 Maret 2026 di GBK.
Vaksin penguat atau booster Covid-19 masih diperlukan karena virus dapat bertahan selama 50-100 tahun dalam tubuh hewan.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) baru-baru ini mencatatkan jumlah kasus covid-19 secara global mengalami peningkatan 52% dari periode 20 November hingga 17 Desember 2023.
PJ Bupati Majalengka Dedi Supandi meminta masyarakat untuk mewaspadai penyebaran Covid-19. Pengetatan protokol kesehatan (prokes) menjadi keharusan.
PEMERINTAH Palu, Sulawesi Tengah, mengimbau warga tetap waspada dan selalu disiplin menerapkan protokol kesehatan menyusul dua kasus positif covid-19 ditemukan di kota itu.
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengklasifikasikan jenis virus covid-19 varian JN.1 sebagai VOI atau 'varian yang menarik'.
DINAS Kesehatan (Dinkes) Batam mengonfirmasi bahwa telah terdapat 9 kasus baru terpapar Covid-19 di kota tersebut,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved