Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
JUVENTUS di luar dugaan takluk dari Ajax Amsterdam meski memainkan laga leg kedua perempat final Liga Champions di markas sendiri. Dalam laga yang berlangsung di Allianz Stadium, Kamis (17/4) dini hari, Juve takluk di tangan Ajax dengan skor tipis 1-2.
Berkat hasil ini, Ajax berhak melaju ke semifinal. Pasalnya, pada leg pertama, mereka bermain imbang 1-1 sehingga berhak lolos dengan agregat 3-2.
De Godenzonen pantas berterimakasih kepada kapten mereka, Matthijs de Ligt. Bek 19 tahun itu mencetak gol penentu memanfaatkan sepak pojok di menit ke-67.
Secara statistik, kedua tim bisa dibilang berimbang. Juve menguasai 51% bola, sementara Ajax sisanya. Namun, Ajax lebih banyak menciptakan peluang dengan 14 tembakan di mana empat di antaranya mengarah ke gawang. Sedangkan Bianconeri mencatatkan 13 tendangan dengan tiga yang menemui sasaran.
Baca juga: Real Madrid yang tidak Kunjung Bangkit
Tuan rumah sebenarnya unggul lebih dulu di menit ke-28 usai Cristiano Ronaldo menggetarkan gawang Andre Onana. Mendapat umpan sepak pojok Miralem Pjanic, bomber asal Portugal itu menanduk bola tanpa bisa diantisipasi Onana.
Sayangnya, keunggulan tim asuhan Massimiliano Allegri itu tidak bertahan lama. Enam menit kemudian atau tepatnya di menit ke-34, Ajax mampu menyamakan kedudukan.
Tembakan Hakim Ziyech dari luar kotak penalti membentur salah satu pemain Juve. Bola bergulir ke arah Donny van de Beek dan tanpa ampun gelandang Ajax itu menghujam bola ke gawang Wojciech Szczesny.
Di sisa waktu yang ada, kedua tim mencoba melancarkan serangan ke lini pertahanan masing-masing. Namun hingga turun minum, tidak ada gol tambahan yang tercipta.
Ajax memulai babak kedua dengan agresif. Ziyech nyaris membawa timnya unggul andai sepakannya tak mampu diantisipasi Szczseny. Begitu juga dengan usaha van de Beek.
Ajax akhirnya berbalik unggul di menit ke-67 usai sang kapten, de Ligt, mencatatkan namanya di papan skor. Mendapat umpan sepak pojok Lasse Schone, penggawa timnas Belanda itu mampu melompat lebih tinggi ketimbang Alex Sandro dan Daniele Rugani untuk menyambut bola sekaligus menggetarkan gawang Juve untuk kedua kalinya.
Setelah unggul, Ajax mencoba menurunkan tempo permainan. Namun, Juve memiliki ide sebaliknya. Mereka semakin gencar menggempur lini pertahanan Ajax.
Asa sempat menghampiri suporter tuan rumah di menit ke-90 setelah Daley Blind dianggap menyentuh bola dengan tangannya. Tapi, wasit menganulir keputusannya usai berkonsultasi dengan VAR.
Meski mendapatkan tambahan waktu tiga menit, Juve tidak mampu mencetak gol penyama kedudukan. Berkat hasil ini, Ajax berhak melaju ke semifinal dengan agregat 3-2 karena di leg pertama tim asuhan Erik ten Hag itu bermain imbang 1-1 dengan Juve. (Medcom/OL-2)
Kini, harapan terakhir Serie A bertumpu pada Juventus dan Atalanta yang harus berjuang membalikkan defisit gol.
Juventus hadapi misi mustahil lawan Galatasaray di leg kedua playoff Liga Champions 2026. Bisakah Spalletti membalikkan keadaan setelah kalah telak 2-5?
Como ukir sejarah dengan mengalahkan Juventus di Turin untuk pertama kalinya sejak 1951. Cesc Fabregas sebut taktiknya terinspirasi dari Arsene Wenger.
Gelandang Juventus, Khephren Thuram, peringatkan rekan setimnya untuk bangkit usai rentetan hasil buruk, termasuk kekalahan memalukan dari Como di kandang sendiri.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, buka suara usai kekalahan memalukan 2-0 dari Como. Ia menyoroti krisis kepercayaan diri dan kesalahan fatal Michele Di Gregorio.
Juventus resmi masuk mode krisis setelah dipermalukan Como 2-0 di Turin. Rentetan blunder fatal Si Nyonya Tua yang membuat mereka kian menjauh dari papan atas Serie A.
Ajax dan NEC harus puas berbagi poin setelah bermain imbang 1-1 di Amsterdam. Debut kiper Indonesia Maarten Paes dan kegagalan Ajax gusur peringkat ketiga.
Berdasarkan hasil pemeriksaan medis mendalam, Oleksandr Zinchenko diharuskan naik meja operasi guna menangani kerusakan pada lututnya.
KIPER Maarten Paes telah resmi ditransfer dari tim MLS FC Dallas ke raksasa Belanda Ajax Amsterdam.
DIREKTUR Sepak Bola Ajax Amsterdam Marijn Beuker mengungkapkan Maarten Paes bukanlah nama baru dalam pantauan klub.
AJAX Amsterdam resmi mengamankan jasa penjaga gawang timnas Indonesia Maarten Paes dari klub Amerika Serikat, FC Dallas. Pengumuman resmi dilakukan Ajax pada Senin (2/2) malam WIB
Dalam petualangan barunya di Johan Cruyff Arena bersama Ajax, Oleksandr Zinchenko telah memilih nomor punggung 47 untuk dikenakan di sisa musim kompetisi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved