Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BARCELONA tidak mampu berkata banyak saat melawat ke markas SD Huesca pada pekan 32 La Liga, Sabtu (13/4). Di pertandingan yang dihelat di Estadio Al Alcoraz itu, Blaurgrana tidak bisa menyarangkan satu pun gol tapi bisa menahan tuan rumah untuk mendapatkan satu poin.
Padahal, Huesca merupakan tim yang bercokol di dasar klasemen dan hanya mengemas 25 poin dari 32 kali bermain. Sementara tim raksasa Spanyol berada di puncak klasemen dengan 74 angka namun tidak bisa menaklukan Huesca.
Barca seolah meremehkan Huesca. Ernesto Valverde menurunkan skuat bukan yang utama. Mungkin itu karena melihat rendahnya lawan yang akan dihadapi. Tapi itu menjadi bumerang karena tim tuan rumah bisa mematahkan setiap serangan yang sangat gencar dilakukan Kevin de Brunce dan kolega.
Baca juga: Hazard Senang Zidane Kembali ke Real Madrid
Pada babak awal, Barcelona mengalami kebuntuan sejumlah peluang tidak bisa dikonversikan menjadi satu pun gol. Hal serupa berlanjut pada paruh selanjutnya seperti kesempatan Malcolm yang nyaris membawa Barca unggul pada menit 57 masih menguap begitu saja.
Azulgrana yang menguasai hampir seluruh jalannya pertandingan tetap tidak mampu menciptakan gol meski unggul penguasaan bola hingga 74% berbanding 26% dari Huesca.
Hingga laga usai, skor kacamata menjadi hasil akhir bagi kedua tim. Tambahan satu poin membuat Barcelona kini meraih 74 poin di puncak klasemen, sedangkan Huesca tetap menjadi juru kunci dengan 24 poin. (OL-2)
Kemenangan atas Real Sociedad membawa Real Madrid mengoleksi 60 poin, sekaligus melangkahi rival abadi mereka, Barcelona, di puncak klasemen La Liga dengan keunggulan dua poin.
Robert Lewandowski di ambang pintu keluar Barcelona. Chicago Fire (MLS) dan klub Arab Saudi bersaing mendapatkan tanda tangan sang striker veteran.
Diego Simeone puji energi suporter dan kembalinya ketajaman Julian Alvarez saat Atletico Madrid melibas Barcelona 4-0.
Pelatih Barcelona Hansi Flick angkat bicara usai kekalahan telak dari Atletico Madrid. Flick menyoroti performa tim dan mengecam proses VAR yang lambat.
Barcelona mengalami kekalahan pahit 4-0 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey. Hansi Flick tetap yakin Barca bisa membalikkan keadaan di leg kedua.
Atletico Madrid tampil perkasa dengan melibas Barcelona 4-0 pada semifinal Copa del Rey.
Dua gol Atletico masing-masing dicetak oleh Angel Correa di babak pertama dan Yanick Fereira Carrasco di babak kedua.
Messi akan memecahkan rekor penampilan Xavi pada Minggu (21/3) seandainya diturunkan dalam laga Real Sociedad.
Madrid naik ke peringkat kedua dengan 43 poin, tapi masih tertinggal tujuh poin dari rival sekota Atletico Madrid.
Gol tunggal yang dicetak Mauro Arambarri memastikan tim besutan Jose Bordalas itu menyudahi tren buruk berupa enam laga kandang nirmenang.
Messi menghiasi torehan monumentalnya itu dengan mencatatkan assist untuk gol kemenangan Barcelona yang dicetak Frenkie de Jong pada menit ke-27.
Bagi Huesca (11), kemenangan itu membuat mereka mentas dari dasar klasemen dan kini menempati urutan ke-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved