Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
LIONEL Messi mencetak dua gol saat dia menyamai rekor penampilan Xavi Hernandez untuk Barcelona saat penyerang Argentina itu memimpin El Barca menang 4-1 atas Huesca, Selasa (16/3) dini hari WIB.
Messi menyamai rekor Xavi yang mengantongi 767 penampilan di semua kompetisi untuk Barcelona dan menandai momen bersejarah itu dengan mencetak dua gol, tendangan jarak jauh di babak pertama dan sebuah gol telat di babak kedua.
Dua gol Barcelona lainnya dicetak oleh Antoine Griezmann dan Oscar Mingueza sementara Huesca hanya bisa membalas lewat eksekusi penalti Rafa Mir.
Baca juga: Kembali Bermain, Masa Depan Ramos di Real Madrid Masih Tanda Tanya
Kemenangan telak atas Huesca itu mengantarkan Barcelona kini hanya tertinggal empat poin dari pemimpin klasemen sementara Atletico Madrid.
Penampilan Messi dalam laga melawan Huesca menunjukkan kejeniusan pemain berusia 33 tahun itu. Dia menunjukkan kelasnya dengan mencetak gol yang kemungkinan merupakan gol terbaiknya pada musim ini dan memastikan diri mencetak setidaknya 20 gol di laga La Liga selama 13 musim secara beruntun.
Kemenangan atas Huesca juga membuat Barcelona melanjutkan kiprah positif mereka dengan meraih 11 kemenangan dan sekali imbang dalam 12 laga terakhir.
Messi akan memecahkan rekor penampilan Xavi pada Minggu (21/3) seandainya diturunkan dalam laga Real Sociedad.
Di laga melawan Huesca, saat Messi menyamai rekor Xavi, Barcelona memutar video yang menampilkan sejumlah rekan dan mantan rekan Messi di Barcelona antara lain Gerard Pique, Sergio Busquets, Luis Suarez, Neymar, Andres Iniesta, Carlos Puyol, serta Xavi.
"Anda masih terus memecahkan rekor. Saya rasa hal itu berbicara banyak mengenai Anda sebagai pemain dan peran Anda untuk Barcelona," ujar Suarez.
"Kami memandang Anda sebagai pemain yang luar biasa, seseorang dari planet lain," kata Neymar. (AFP/OL-1)
Keduanya cedera setelah pertandingan sengit leg kedua Piala Raja (Copa del Rey) Barcelona vs Atletico Madrid pada Rabu.
Barcelona menang 3-0 atas Atletico Madrid di Camp Nou, namun gagal ke final Piala Raja karena kalah agregat 3-4. Simak analisis Hansi Flick di sini.
Barcelona nyaris melakukan remontada ajaib di Copa del Rey. Meski menang 3-0 atas Atletico Madrid, Blaugrana gagal melaju ke final karena kalah agregat.
Tim asuhan Hansi Flick itu memikul misi sangat sulit, namun juga sangat mungkin terjadi setelah tertinggal 0-4 dari Atletico.
Pelatih Hansi Flick menegaskan timnya harus mewujudkan sesuatu yang nyaris mustahil demi menjaga peluang mempertahankan gelar.
Barcelona butuh keajaiban di Spotify Camp Nou untuk membalikkan agregat 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey. Simak preview, lineup, dan head to head.
Dua gol Atletico masing-masing dicetak oleh Angel Correa di babak pertama dan Yanick Fereira Carrasco di babak kedua.
Madrid naik ke peringkat kedua dengan 43 poin, tapi masih tertinggal tujuh poin dari rival sekota Atletico Madrid.
Gol tunggal yang dicetak Mauro Arambarri memastikan tim besutan Jose Bordalas itu menyudahi tren buruk berupa enam laga kandang nirmenang.
Messi menghiasi torehan monumentalnya itu dengan mencatatkan assist untuk gol kemenangan Barcelona yang dicetak Frenkie de Jong pada menit ke-27.
Bagi Huesca (11), kemenangan itu membuat mereka mentas dari dasar klasemen dan kini menempati urutan ke-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved