Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PARA istri atau ibu senantiasa memasak untuk makanan keluarga, termasuk di bulan puasa Ramadan. Sulitnya, jika puasa, para istri dan ibu kesulitan dalam menyajikan makanan yang lezat. Memang boleh menyicipi masakan tetapi bagaimana kalau makanan tertelan saat menyicipinya?
Hal itu menjadi pertanyaan banyak istri dan ibu dalam menyicipi makanan saat puasa. Apakah tertelan makanan saat menyicipi pada kondisi berpuasa dapat membatalkan atau tidak?
Bagaimana jawaban para ulama? Berikut penjelasannya yang dikutip dari Fiqh Puasa dan Zakat Fitrah yang diterbitkan LBM-NU Kota Kediri, Jawa Timur.
Pertanyaan: Batalkah puasa seseorang yang tidak sengaja menelan makanan saat mencicipinya?
Jawaban: Tidak batal.
Berikut referensinya.
Dalam kitab Hasyiyatu Ibn Qasim Al-Abadi Tuhfah Al-Muhtaj dijelaskan bahwa sunah tidak mencicipi makanan atau yang lain. Ini karena dikhawatirkan masuknya sesuatu pada tenggorokan. Pendapat ini mengindikasikan, sesuatu yang masuk tenggorokan tanpa bisa ditahan dapat membatalkan puasa. Akan tetapi, jika mencicipi memang dibutuhkan, puasanya tidak batal jika ada yang tak sengaja tertelan.
Nah, jadi sekarang para istri dan ibu yang hendak menyiapkan makanan untuk sahur serta berbuka puasa tidak perlu khawatir lagi. Para ulama menetapkan jika para istri dan ibu saat mencicipi makanan lantas tertelan makanan tersebut.
Itu tidak masalah asalkan para istri dan ibu tidak sengaja menelan makanan dan tentu hanya sedikit yang tertelan. Demikian penjelasan ulama terkait tertelan makanan saat mencicipinya pada kondisi berpuasa. Semoga bermanfaat. (I-2)
Daftar lengkap ayat Al-Quran dan hadis sahih tentang kewajiban serta keutamaan puasa Ramadan sebagai panduan ibadah tahun 2026.
Apakah boleh Puasa Daud di hari Jumat? Simak penjelasan hukum fikih, hadis larangan puasa Jumat, dan pengecualian bagi pengamal Puasa Daud di sini.
Simak tinjauan medis manfaat Puasa Daud bagi metabolisme. Dari proses autofagi hingga sensitivitas insulin, temukan alasan mengapa pola ini sangat sehat.
Puasa enam hari Syawal harus berurutan atau boleh terpisah, hukum membatalkan puasa Syawal, dan saat silaturahmi sebaiknya melanjutkan puasa Syawal atau boleh dibatalkan.
Pembahasan tentang puasa Syawal terkait dalil hukum dan beda pendapat mazhab, nilainya seperti puasa setahun, orang yang tidak berpuasa Ramadan, dan niat puasa Syawal. Berikut penjelasannya.
FIKIH puasa kali ini membahas tiga permasalahan yang dipertanyakan umat Islam. Persoalan itu ialah hukum keluar mani akibat film porno saat puasa, suntik vaksin, dan kotoran BAB masuk kembali.
Pengenalan puasa yang dilakukan dengan paksaan berisiko menimbulkan tekanan emosional yang berdampak negatif pada kesehatan mental anak.
Puasa justru menjadi momentum terbaik untuk terapi lambung karena organ pencernaan mendapatkan waktu istirahat.
Ketidaksiapan mental sering kali memicu kecemasan saat menghadapi perubahan pola hidup selama sebulan penuh saat Ramadan.
Pemicu utama maag atau dispepsia adalah naiknya asam lambung akibat pola makan yang tidak terjaga.
Masyarakat diingatkan untuk memperhatikan asupan mikronutrien guna menjaga daya tahan tubuh, terutama karena Ramadan tahun ini diprediksi bertepatan dengan musim hujan.
Oahraga yang dilakukan sesaat setelah sahur sangat tidak dianjurkan. Hal ini karena aktivitas fisik di pagi hari saat berpuasa dapat memicu dehidrasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved