Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Utama Angkasa Pura II (Persero) Agus Wialdi memprediksi, hari ini, Sabtu (6/4), pergerakan arus mudik yang menggunakan jasa transportasi udara melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, mencapai 188.795 penumpang.
"Sementara pada puncak arus mudik diperkirakan 6 April atau H-4, dengan jumlah penumpang di 20 bandara diperkirakan mencapai 317.835 penumpang," ucap Agus, Sabtu (6/4).
Menurut dia, AP II telah menyiapkan rencana operasi untuk memastikan kelancaran pelayanan dan operasional bandara di tengah tingginya lalu lintas penerbangan termasuk pada puncak arus mudik ini.
Baca juga : Photo Booth di Bandara Soekarno-Hatta Dimanfaatkan Para Pemudik
Adapun titik penting yang menjadi fokus di tengah tingginya lalu lintas penerbangan termasuk pada puncak arus mudik, antara lain area check in counter, boarding lounge, hingga pengaturan flow penumpang pesawat dan pengaturan slot time irregular di waktu sibuk.
"Pengaturan penggunaan check in counter dan pengaturan boarding lounge akan direncanakan dengan baik, termasuk menyediakan holding bay bagi penumpang pesawat jika diperlukan," katanya.
Selanjutnya, kata dia, titik penting lainya saat kedatangan penumpang antara lain adalah layanan bagasi di baggage claim area dan ketersediaan moda transportasi darat.
Baca juga : Jumlah Pemudik di Bandara Soetta Tembus 164.575 Orang Hari Ini
"Kami terus berkoordinasi dengan pihak ground handling terkait penanganan bagasi penumpang pesawat. Kami harapkan dengan kolaborasi yang erat di antara seluruh stakeholder, penanganan bagasi oleh ground handling dapat memenuhi standar mulai dari bagasi diturunkan dari pesawat sampai masuk ke conveyor belt untuk kemudian di ambil penumpang," ungkapnya.
Dalam hal ini, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan maskapai untuk merencanakan dengan baik alokasi parkir pesawat untuk kemudahan pelayanan kepada para penumpang pesawat.
VP of Corporate Communication AP II Cin Asmoro menambahkan, bandara-bandara yang di bawah pengelolaan AP II telah menjalankan program aktivasi untuk menghibur penumpang pesawat pada periode sibuk ini.
"Kami ingin menghadirkan Ramadhan Experience di seluruh bandara AP II melalui berbagai program aktivasi bagi penumpang pesawat. Interior di terminal penumpang juga didesain bernuansa Ramadhan untuk menyambut para penumpang pesawat," kata dia. (Ant/Z-1)
Rayakan Ramadhan dengan 5Parkling Ramadhan Iftar di Hotel Park 5 Simatupang. Nikmati 14 menu rotasi Indonesia, Asian, Timur Tengah, dan Western dengan promo Early Bird menarik.
JS Luwansa Hotel Jakarta menghadirkan “RaSa”, konsep Ramadan dengan sajian Nusantara, Asia, dan Timur Tengah, lengkap dengan paket iftar, meeting, dan menginap.
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Sajian kuliner Nusantara dihadirkan untuk membawa kembali kenangan Ramadan yang identik dengan kebersamaan keluarga dan kehangatan suasana rumah.
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Selama 2025, Bandara Internasional Juanda melayani total 43 rute penerbangan. Terdiri dari 32 rute domestik dan 11 rute internasional.
Masa Nataru sebagai periode operasional krusial yang menuntut koordinasi lintas entitas.
Pembangunan Bandara KHR As’ad Syamsul Arifin (KASA) di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, diproyeksikan menjadi infrastruktur strategis yang tidak hanya memperkuat sistem pertahanan negara.
Puncak arus penumpang Natal diperkirakan terjadi pada Sabtu (20/12) dengan 9.746 penumpang.
InJourney Airports memperkirakan pergerakan penumpang pada periode Nataru ini akan mencapai sekitar 10 juta penumpang selama 21 hari.
Kasus Morowali merupakan contoh bagaimana lemahnya integrasi antarinstansi dapat menggerus kedaulatan udara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved