Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Gus Yahya Angkat Bicara soal Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace

Rahmatul Fajri
01/2/2026 00:05
Gus Yahya Angkat Bicara soal Keterlibatan Indonesia dalam Board of Peace
Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau  akrab disapa Gus Yahya(Dok.MI)

KETUA Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf, menanggapi pro dan kontra terkait keterlibatan Indonesia dalam forum internasional Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Gus Yahya menegaskan bahwa langkah tersebut diambil karena saat ini belum tersedia platform alternatif yang efektif untuk mengonsolidasikan kekuatan internasional demi terciptanya perdamaian di Palestina.

Gus Yahya mengakui adanya perbedaan pandangan mengenai forum tersebut. Namun, ia menekankan bahwa urgensi kemanusiaan di Palestina tidak memungkinkan Indonesia untuk sekadar menunggu.

"Sebagian orang mungkin tidak setuju dengan Board of Peace itu mengenai sejumlah elemennya, tetapi persoalannya saat ini belum ada alternatif platform untuk membangun upaya konsolidasi internasional bagi perdamaian Palestina," ujar Gus Yahya di Jakarta, Sabtu (31/1/2026).

Gus Yahya menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia didasari  mandat untuk aktif ikut serta dalam ketertiban dunia dan menghapuskan penjajahan.

"Karena ini baru muncul satu-satunya saat ini, sementara alternatif lain belum ada, maka berdasarkan visi Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, kita tidak boleh tinggal diam. Kita tidak boleh tidak ikut serta dalam inisiatif itu," tegas Gus Yahya.

Gus Yahya menjamin bahwa keterlibatan dalam Board of Peace murni merupakan upaya diplomatik untuk memberikan perlindungan dan bantuan kepada bangsa Palestina, bukan untuk agenda politik lainnya.

"Tentu saja ini (Board of Peace) dilakukan untuk kepentingan membantu bangsa Palestina, bukan untuk yang lain," pungkas Gus Yahya. (H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya