Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Indonesia Disebut Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Mensesneg : Nanti Kami Cek

Kautsar Widya Prabowo (Medcom.id)
22/1/2026 17:50
Indonesia Disebut Resmi Gabung Dewan Perdamaian Gaza Bentukan Trump, Mensesneg : Nanti Kami Cek
Mensesneg Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta(Kautsar Widya Prabowo/Medcom.id)

MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan Indonesia tengah mempertimbangkan untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian Gaza yang dibentuk Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Keputusan tersebut akan didasarkan pada tujuan utama pembentukan dewan tersebut, yakni mempercepat tercapainya perdamaian di Gaza.

“Kita akan bergabung kalau memang kita diminta untuk bergabung. Tapi apakah kita sudah bergabung atau belum, secara formilnya nanti kami cek,” ujar Prasetyo, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Januari 2026.

Meski demikian, Prasetyo menegaskan bahwa secara kehendak politik, Presiden Prabowo akan mempertimbangkan secara serius peluang keterlibatan Indonesia dalam dewan tersebut.

“Kalau secara kehendak, tentunya Bapak Presiden akan mempertimbangkan untuk bergabung, karena yang penting kan tujuannya. 

Tujuannya adalah mempercepat proses perdamaian di Gaza,” jelas Prasetyo.

Menurut Prasetyo, sikap tersebut sejalan dengan komitmen Indonesia yang selama ini aktif mendorong penyelesaian konflik Palestina secara damai. Pemerintah akan memastikan setiap langkah diplomatik yang diambil tetap sejalan dengan kepentingan nasional serta prinsip politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif.

“Yang paling utama adalah kontribusi nyata Indonesia dalam mendorong perdamaian dan kemanusiaan,” pungkas Prasetyo. 

Sebelumnya Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia mengumumkan dukungan ini di akun X (Twitter) Kemlu RI. Pemerintah Indonesia menyatakan menyambut baik undangan untuk bergabung dalam Dewan Perdamaian tersebut.

"Menteri Luar Negeri Republik Turki, Republik Arab Mesir, Kerajaan Hashemite Yordania, Republik Indonesia, Republik Islam Pakistan, Negara Qatar, Kerajaan Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab menyambut baik undangan yang disampaikan kepada para pemimpin mereka oleh Presiden Amerika Serikat, Donald J. Trump, untuk bergabung dengan Dewan Perdamaian," tulis Kemlu RI, Kamis (22/1). (H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya