Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Menteri Agama yang juga tokoh Gerakan Nurani Bangsa (GNB), Lukman Hakim Saifuddin, menegaskan bahwa wacana pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD merupakan ancaman nyata bagi prinsip kedaulatan rakyat. Ia mengingatkan, konstitusi secara tegas menempatkan rakyat sebagai pemegang hak memilih pemimpin.
Pernyataan itu disampaikan Lukman dalam Konferensi Pers GNB di Grha Pemuda, Komplek Katedral, Jakarta Pusat, Selasa (13/1).
Menurut Lukman, data survei justru memperlihatkan penolakan publik terhadap penghapusan pilkada langsung.
“Hasil survei Litbang Kompas meneguhkan bahwa mayoritas publik, 77,3%, menghendaki haknya untuk tetap memilih pemimpinnya secara langsung,” ujarnya.
Ia menilai, dukungan terhadap pilkada lewat DPRD sangat minim dan tidak mencerminkan kehendak rakyat.
“Yang setuju pilkada dilakukan oleh DPRD hanya 5,6%. Angka ini jelas menunjukkan penolakan publik,” tegas Lukman.
Lukman mengingatkan bahwa setiap upaya menjauhkan rakyat dari proses memilih pemimpin bertentangan dengan amanat konstitusi dan berpotensi menggerus demokrasi dari akarnya.
“Dalam negara demokratis, konstitusi secara eksplisit mengamanatkan bahwa pemilihan kepala daerah harus dilakukan secara demokratis. Itu berarti melibatkan rakyat secara langsung,” katanya.
Pandangan Lukman memperkuat sikap GNB bahwa pelemahan pilkada langsung bukan sekadar perubahan mekanisme, melainkan kemunduran demokrasi. Ketika rakyat kehilangan hak memilih, demokrasi berisiko berubah menjadi prosedur kosong yang menjauh dari kedaulatan rakyat itu sendiri. (Z-10)
Putri Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur, Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahid, menegaskan humor punya posisi penting sebagai medium kritik dan refleksi sosial.
PARA tokoh agama dan masyarakat yang tergabung dalam Gerakan Nurani Bangsa (GNB) menyerukan kepada pemerintah untuk mendengarkan kritik dan masukan termasuk 17+8 Tuntutan Rakyat
KETUA Gerakan Nurani Bangsa (GNB) Shinta Nuriyah mengimbau agar penyelenggaraan Pemilu 2024 dilakukan dengan bermartabat, jujur dan transparan. Shinta meminta tidak ada lagi intimidasi
ROMBONGAN istri Gus Dur, Sinta Nuriyah, yang mengatasnamakan Gerakan Nurani Bangsa (GNB) melakukan pertemuan dengan pimpinan Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.
Direktur IPR, Iwan Setiawan, menyebutkan alokasi anggaran umum untuk Pilkada langsung tahun 2024 saja mencapai Rp38,2 triliun.
Kemendagri mendorong evaluasi rekrutmen politik dan sistem pilkada untuk menekan korupsi kepala daerah yang terus berulang meski pengawasan diperketat.
Pengamat politik Citra Institute Yusak Farchan menilai tingginya biaya politik dalam pilkada menjadi persoalan serius dalam demokrasi Indonesia.
Pilkada tak langsung bertentangan dengan semangat demokrasi lokal dan tidak menyelesaikan persoalan biaya politik tinggi.
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved