Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Sikap Pemerintah RI soal Konflik AS-Venezuela: Fokus Dalam Negeri!

M Ilham Ramadhan Avisena
06/1/2026 19:51
Sikap Pemerintah RI soal Konflik AS-Venezuela: Fokus Dalam Negeri!
Sikap pemerintah terhadap konflik AS-Venezuela.(Antara)

PEMERINTAH Indonesia menegaskan sikap untuk tidak mencampuri konflik politik yang memanas antara Amerika Serikat dan Venezuela pascapenangkapan Presiden Venezuela. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menyatakan pemerintah saat ini memprioritaskan penyelesaian urusan dalam negeri.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo di sela-sela kegiatan retret Kabinet Merah Putih di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1). Sikap ini sejalan dengan arahan Menteri Luar Negeri terkait posisi Indonesia dalam ketegangan geopolitik tersebut.

"Kan sudah disampaikan juga oleh Pak Menlu. Kita lebih baik konsentrasi di dalam. Sudah disampaikan oleh Pak Menlu bahwa itu menjadi urusan masing-masing negara," tegas Prasetyo kepada awak media.

Arahan Presiden Prabowo

Dalam sesi siang retret kabinet, Prasetyo mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tidak menyinggung secara spesifik mengenai insiden penangkapan Presiden Venezuela oleh otoritas AS. Kepala Negara hanya memberikan paparan makro mengenai situasi global.

"Beliau hanya memberikan gambaran secara umum saja mengenai perkembangan geopolitik dan geoekonomi dunia," tambahnya.

Dampak Ekonomi Masih Nihil

Sementara itu, dari sisi ekonomi, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan ketegangan di Amerika Latin tersebut belum mengguncang fundamental ekonomi Indonesia. Indikator harga minyak dunia terpantau masih stabil di level US$63 per barel.

Meski demikian, pemerintah tetap menyiagakan monitoring ketat, mengingat isu geopolitik kerap berdampak sensitif terhadap harga komoditas energi.

"Itu masih dimonitor, karena yang utama kan berpengaruh terhadap harga minyak. Tetapi harga minyak kalau kita monitor satu dua hari ini pun tidak ada perubahan, tidak ada gejolak yang tinggi," ujar Airlangga di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (5/1). (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya