Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
KH Zulfa Mustofa resmi ditetapkan sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) pada Selasa (9/12), di tengah memanasnya dinamika internal organisasi. Sosok yang sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum PBNU itu diangkat melalui rapat pleno di Hotel Sultan, Jakarta.
Sebelum rapat pleno dan penunjukan Pj Ketum PBNU, rapat Syuriyah PBNU pada 20 November 2025 menyampaikan hasil kajian internal mereka, termasuk keputusan bahwa Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya diminta mengundurkan diri. Karena penolakan untuk mundur, Syuriyah menyatakan Gus Yahya diberhentikan dari jabatannya per 26 November 2025.
Dengan keputusan tersebut, Zulfa Mustofa ditugaskan menjabat sebagai Pj Ketua Umum hingga muktamar PBNU digelar pada 2026.
Usai ditetapkan, Zulfa mengimbau seluruh pengurus PBNU, mulai tingkat pusat, wilayah, cabang, hingga ranting, serta para kiai dan warga NU kultural untuk kembali bersatu. Ia berharap penetapannya dapat mengakhiri ketidakpastian yang terjadi di tubuh organisasi.
Saat ini, PBNU berada pada dua posisi berbeda. Pertama kubu yang tetap mendukung Ketua Umum KH Yahya Cholil Staquf. Kedua, kubu yang mendukung keputusan pleno yang menetapkan KH Zulfa Mustofa sebagai Pj Ketua Umum.
KH Zulfa Mustofa lahir di Jakarta pada 7 Agustus 1977. Ia merupakan putra pasangan KH Muqarrabin dan Nyai Hj Marhumah Latifah. Dari garis keluarga, Zulfa juga dikenal sebagai keponakan Wakil Presiden ke-13 RI, KH Ma’ruf Amin.
Karier organisasi Zulfa dimulai pada 1997 ketika ia bergabung dengan Gerakan Pemuda Ansor di Tanjung Priok, Jakarta Utara. Di Ansor, ia aktif dalam bidang kajian dan pengembangan, serta membangun tradisi pengajian yang mencapai ratusan jamaah.
Selain di PBNU, Zulfa juga memiliki rekam jejak di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dalam struktur MUI periode 2025–2030, ia menjabat sebagai Wakil Sekretaris MUI Pusat, setelah sebelumnya menjadi Sekretaris Jenderal MUI DKI Jakarta.
Zulfa menempuh pendidikan dasar di SD Al-Jihad Jakarta sebelum melanjutkan sekolah dasar hingga tamat di Pekalongan. Pendidikan madrasah ia jalani di MTS Salafiyah Simbangkulon, kemudian berpindah ke Kajen, Pati, Jawa Tengah, tempat ia menamatkan pendidikan aliyah.
Usai menyelesaikan pendidikan, Zulfa sempat menggantikan ayahnya mengajar di majelis taklim, sebelum kemudian mendirikan majelis taklim Darul Musthofa pada tahun 2000.
Pada 25 September 2024, Zulfa menerima gelar doktor honoris causa bidang Ilmu Arudl Kesusastraan Arab dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Ia menyampaikan orasi ilmiah bertema “Menghidupkan Kembali Syair Arab di Masyarakat Indonesia”, yang menyoroti peran syair Arab dalam pendidikan karakter.
Menanggapi rapat Pleno Syuriyah PBNU yang menetapkan Pj Ketua Umum, Gus Yahya menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan manuver politik yang tidak memiliki dasar kuat. Ia menyatakan bahwa secara de jure maupun de facto masih menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.
"Itu kan manuver, seperti saya bilang sejak awal bahwa secara de jure maupun de facto, saya masih tetap dalam kedudukan saya sebagai Ketua Umum Tanfidizyah PBNU, saya masih efektif dalam fungsi saya termasuk menggerakkan organisasi sampai ke bawah," ujar Yahya di kantor PBNU, Jakarta, Selasa (9/12).
Menurut AD/ART, kata Gus Yahya, pergantian ketua umum hanya dapat dilakukan melalui muktamar sebagai forum tertinggi organisasi.
"Apapun keinginan orang untuk menghentikan saya tanpa muktamar, tanpa forum musyawarah tertinggi itu tidak mungkin bisa dieksekusi karena bertentangan dengan AD/ART dan melawan hukum," kata Yahya. (P-4)
Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
KPK menegaskan adanya aliran dana dugaan rasuah dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji ke Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Aizzudin (AIZ).
KETUA Nahdlatul Ulama (PBNU) Ulul Abshar Abdalla menyoroti pentingnya humor dalam kehidupan bermasyarakat. Ia turut menyayangkan soal laporan terhadap Komika Pandji Pragiwaksono
KETUA Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ulil Abshar Abdalla menegaskan yang melaporkan ke polisi soal Mens Rea Pandji Pragiwaksono di Polda Metro Jaya, bukan perwakilan PBNU
PENGASUH dari Pondok Pesantren Denanyar Jombang Abdussalam Shohib atau akrab disapa Gus Salam mengatakan kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono seharusnya tidak menjadi laporan pidana.
Gus Yahya menghadiri dan mengawal langsung rangkaian kegiatan Napak Tilas Jejak Restu Pendirian NU yang menempuh rute Bangkalan-Jombang
Rais Syuriyah PBNU, Mohammad Nuh, menanggapi pernyataan kubu Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) yang menyebut rapat pleno di Hotel Sultan tidak sah.
Putri Wakil Presiden ke-13 RI Ma’ruf Amin, Siti Haniatunnisa Ma’ruf Amin, meluruskan pernyataan Zulfa Mustofa yang sebelumnya mengeklaim telah memperoleh restu menjadi Pj Ketum PBNU
Pleno Syuriyah ini menghasilkan keputusan penting, yaitu penunjukan Zulfa Mustofa sebagai Pejabat (Pj) Ketua Umum PBNU.
PBNU menyebut Rapat Pleno tersebut tidak hanya melanggar AD/ART, tetapi juga mengabaikan arahan tegas dari para kiai sepuh dan Mustasyar.
Rapat pleno PBNU menetapkan Wakil Ketua Umum KH Zulfa Mustofa sebagai Penjabat (Pj) Ketua Umum PBNU
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved