Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

DPR dan Politikus Ramai-ramai Dorong Usut Munculnya Kayu Gelondongan saat Banjir Sumatra

Despian Nurhidayat
02/12/2025 11:48
DPR dan Politikus Ramai-ramai Dorong Usut Munculnya Kayu Gelondongan saat Banjir Sumatra
Foto udara sejumlah warga berjalan di antara potongan kayu gelondongan yang bertumpuk di pantai Air Tawar, Padang, Sumatera Barat, Jumat (28/11/2025(ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra/YU)

ANGGOTA DPR RI dan politikus mendesak agar pemerintah mengusut keberadaan kayu gelondongan saat banjir Sumatra. Komisi IV DPR RI Daniel Johan mengatakan pemerintah sebaiknya membentuk tim investigasi sehingga kejadian serupa tidak terulang lagi. 

"Kita mendorong agar pemerintah segera membentuk tim investigasi untuk memahami apa yang sesungguhnya terjadi sehingga masyarakat memahami dengan jelas, selain tim investigasi ini untuk memastikan penyebabnya, tapi juga sebagai dasar agar kejadian yang sama tidak terulang," kata dia di Jakarta, Selasa (2/12).

Secara terpisah, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla atau JK turut berkomentar soal viralnya video gelondongan kayu yang terseret arus banjir di sejumlah wilayah Sumatra. Ia pun membenarkan kayu-kayu itu bisa berasal dari pembalakan liar

"Saya kira dua-duanya benar. Benar ada pembalakan liar, tapi ada juga kayu-kayu tua, pohon tua yang ambruk," kata JK saat meninjau bantuan logistik yang dihimpun Palang Merah Indonesia (PMI) di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (1/12).

Ia menegaskan pentingnya penegakan hukum terhadap pembalakan liar. Tak hanya itu, JK menekankan pentingnya penghijauan kembali kawasan hutan setelah bencana usai.

"Ya harus penghijauan. Cuma satu saja caranya, penghijauan kembali," tegas dia.

PMI, tegasnya, juga mempunyai program penghijauan. JK menuturkan akan memetakan daerah-daerah yang perlu dilakukan reboisasi bersama pemerintah. (MTVN/H-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik