Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami dugaan penyelewengan dalam pengadaan lahan proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh).
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkapkan modus yang terungkap diduga melibatkan praktik jual-beli tanah yang sebenarnya merupakan aset negara, namun kembali dijual dengan cara yang merugikan keuangan negara. Ia menuturkan bahwa pihaknya masih dalam tahap awal penyelidikan.
“Jadi, nanti kita akan terus menelusuri adanya tanah-tanah yang diduga punya negara kemudian dijual kembali begitu, ya, dalam proses pengadaan lahan,” ujar Budi di Jakarta, Selasa (18/11).
Budi menegaskan bahwa modus yang terungkap ini sangat merugikan negara karena mengharuskan pemerintah membeli kembali tanah yang seharusnya sudah menjadi milik negara.
“Artinya negara membeli kembali yang sebetulnya tanah itu adalah milik negara. Nah, modus-modus seperti ini masih terus didalami terkait dengan pengkondisian-pengkondisian dalam proses pengadaan lahannya,” tegasnya.
Selain itu, KPK juga sedang menelusuri kemungkinan adanya praktik mark up anggaran dalam proses pengadaan tanah tersebut.
Meskipun demikian, Budi menyatakan bahwa identitas para saksi yang telah diperiksa masih dirahasiakan.
“Karena ini memang di tahap penyelidikan, kami belum bisa menyampaikan pihak-pihak mana saja yang didalami, dimintai keterangan,” ujar Budi.
Sebelumnya, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu juga mengungkapkan temuan yang serupa.
Menurut Asep, beberapa oknum diduga menjual kembali tanah yang seharusnya milik negara kepada pemerintah dengan harga yang tidak wajar.
“Ada oknum-oknum, di mana yang seharusnya ini milik negara, tetapi dijual lagi ke negara,” ungkap Asep.
Asep juga menambahkan bahwa tanah-tanah tersebut dijual dengan harga yang lebih tinggi daripada harga pasar, padahal tanah negara yang digunakan untuk proyek pemerintah tidak seharusnya dibeli lagi.
“Kalaupun itu misalkan kawasan hutan, ya dikonversi nanti dengan lahan yang lain lagi, seperti itu,” jelas Asep.
KPK memastikan bahwa mereka akan terus memperdalam penyelidikan ini untuk mengungkap siapa saja yang terlibat dalam dugaan penyimpangan dalam pengadaan lahan proyek Kereta Cepat Whoosh. (Z-1)
Banjir yang melumpuhkan kawasan Cawang, Kamis (22/1) pagi ini berdampak langsung pada aksesibilitas menuju Stasiun Kereta Cepat Halim.
Kecelakaan kereta cepat terburuk dalam satu dekade mengguncang Spanyol. Investigasi fokus pada kerusakan rel dan pemeliharaan jalur Madrid-Andalusia.
MENTERI Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengungkapkan pemerintah akan membentuk Komite Nasional utang Kereta Cepat.
SELAMA masa Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 KCIC mencatat bahwa layanan Whoosh tidak hanya diminati oleh penumpang domestik, tetapi juga wisatawan mancanegara.
Tujuh gajah Asia liar tewas setelah tertabrak kereta ekspres di Assam, India.
PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) resmi membuka penjualan tiket kereta cepat Whoosh untuk periode libur akhir tahun.
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan secara rinci kronologi operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan di Kota Depok, Jawa Barat, pada 5 Februari 2026.
KPK menyebut ada dugaan penerimaan gratifikasi oleh Wakil Ketua Pengadilan Negeri Depok Bambang Setyawan senilai Rp2,5 miliar.
KPK menyatakan Ketua Pengadilan Negeri Depok I Wayan Eka Mariarta dan Wakil Ketua PN Depok Bambang Setyawan meminta uang sebesar Rp1 miliar sebagai imbalan percepatan eksekusi lahan.
KPK menyatakan anak usaha Kementerian Keuangan, PT Karabha Digdaya, mencairkan invois fiktif senilai Rp850 juta guna memenuhi permintaan Ketua PN Depok.
KPK tetapkan lima tersangka OTT di Depok, termasuk Ketua PN Depok, terkait dugaan gratifikasi pengurusan sengketa lahan. Penahanan 20 hari pertama.
KPK lakukan OTT di Depok, menyita Rp850 juta dari Juru Sita PN terkait dugaan gratifikasi dan pengurusan sengketa lahan. Lima tersangka ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved