Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Teka-teki Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol: Jalur Tua Jadi Sorotan

Thalatie K Yani
21/1/2026 05:22
Teka-teki Kecelakaan Kereta Cepat Spanyol: Jalur Tua Jadi Sorotan
Kunjungan Raja Felipe dan Ratu Letizia(Casa de Su Majestad El Rey)

SPANYOL tengah berduka setelah kecelakaan kereta api berkecepatan tinggi di wilayah selatan negara tersebut merenggut sedikitnya 42 nyawa. Tragedi ini tercatat sebagai kecelakaan kereta terburuk di Spanyol dalam lebih dari satu dekade terakhir, sekaligus memicu pertanyaan besar mengenai keamanan salah satu sistem transportasi paling dikagumi di Eropa.

Komisi investigasi kereta api (CIAF) kini tengah bekerja keras menganalisis penyebab kereta yang melaju dari Málaga tersebut tergelincir di lintasan lurus. Insiden ini menyebabkan tabrakan hebat dengan kereta lain yang datang dari arah berlawanan, hingga keduanya keluar dari rel.

Pemerintah Spanyol menggambarkan kecelakaan di dekat kota Adamuz ini sebagai peristiwa yang "sangat aneh". Hingga Selasa sore, tim penyelamat telah mengevakuasi tiga jenazah tambahan dari puing-puing, mengonfirmasi jumlah korban tewas kini mencapai 42 orang.

Bukan Kesalahan Manusia

Sejumlah pejabat tinggi, termasuk Presiden operator kereta nasional Renfe, Álvaro Fernández Heredia, menyatakan bahwa kesalahan manusia hampir dipastikan bukan penyebabnya. Hal ini diperkuat fakta kedua kereta tidak melaju melebihi batas kecepatan. Menteri Dalam Negeri, Fernando Grande-Marlaska, juga menegaskan bahwa kemungkinan sabotase telah dikesampingkan.

Fokus penyelidikan kini beralih pada unit kereta milik perusahaan Italia, Iryo, yang diproduksi tahun 2022. Menteri Transportasi, Óscar Puente, menyebut gerbong nomor enam akan diperiksa secara intensif karena merupakan bagian pertama yang tergelincir.

"Kami akan memberikan banyak potongan teka-teki dari sana," ujar Puente. Selain itu, bagian rel di lokasi kejadian yang ditemukan dalam kondisi patah juga tengah diteliti di laboratorium untuk memastikan apakah kerusakan tersebut terjadi sebelum atau akibat benturan keras saat kecelakaan.

Riwayat Masalah Infrastruktur

Meski pemerintah menekankan jalur Madrid-Andalusia baru saja direnovasi senilai €49 juta (Sekitar Rp993 miliar), isu mengenai degradasi infrastruktur mulai mencuat. Sepanjang tahun lalu, pengelola infrastruktur Adif dilaporkan sempat mengunggah delapan masalah teknis di jalur tersebut melalui media sosial, yang sebagian besar terkait dengan sistem persinyalan.

Keluhan dari pengguna jasa pun membanjiri media sosial. Banyak penumpang melaporkan getaran hebat yang tidak nyaman saat melintasi jalur tersebut. Bahkan, pada Agustus 2025, serikat masinis Semaf sempat mengeluarkan peringatan resmi mengenai kondisi beberapa jalur kereta cepat (AVE) yang dianggap mulai tidak andal. Mereka menyerukan pengurangan batas kecepatan demi "menjamin keselamatan pekerja dan pelancong."

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sánchez, saat mengunjungi lokasi kejadian, menetapkan masa berkabung nasional selama tiga hari dan menjanjikan keterbukaan penuh dalam proses penyelidikan.

"Ketika kami menemukan jawabannya, dengan transparansi mutlak kami akan menyampaikannya kepada rakyat Spanyol," tegas Sánchez. Jawaban atas penyebab kecelakaan ini akan menjadi pertaruhan besar bagi reputasi dan masa depan sistem kereta api kebanggaan Spanyol tersebut. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya