Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

PM Sanchez Janjikan Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol

Thalatie K Yani
20/1/2026 05:33
PM Sanchez Janjikan Investigasi Transparan Tragedi Tabrakan Kereta Cepat di Spanyol
Spanyol berduka setelah tabrakan maut dua kereta cepat di Adamuz menewaskan sedikitnya 40 orang. PM Pedro Sanchez umumkan masa berkabung nasional.(AFP)

PEMERINTAH Spanyol berjanji akan mengusut tuntas penyebab tabrakan maut dua kereta cepat di wilayah selatan Spanyol yang menewaskan sedikitnya 40 orang. Peristiwa ini menjadi kecelakaan kereta api terburuk yang melanda negara tersebut dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez, yang mengunjungi lokasi jatuhnya kereta pada Senin sore, menetapkan tiga hari berkabung nasional bagi para korban.

"Ini adalah hari kesedihan bagi seluruh Spanyol, bagi seluruh negara kita," ujar Sanchez kepada awak media. "Kami akan mengungkap kebenaran, kami akan menemukan jawabannya. Ketika penyebab tragedi ini diketahui, kami akan menyampaikannya kepada publik dengan transparansi dan kejelasan mutlak."

Kronologi Kejadian di Adamuz

Kecelakaan tragis ini terjadi pada Minggu malam pukul 19:45 waktu setempat di dekat kota Cordoba. Sebuah kereta cepat jenis Freccia 1000 yang bertolak dari Málaga menuju Madrid mendadak anjlok di jalur lurus Adamuz. Gerbong yang tergelincir kemudian menyeberang ke jalur berlawanan dan menghantam kereta lain yang sedang melaju dari arah Madrid menuju Huelva.

Kekuatan tabrakan yang dahsyat mendorong gerbong-gerbong ke arah tanggul. Menteri Transportasi, Óscar Puente, menyatakan bahwa sebagian besar korban tewas dan luka berada di gerbong depan kereta kedua. Hingga saat ini, lebih dari 120 orang dilaporkan luka-luka, dengan 41 orang masih dirawat di rumah sakit, termasuk 12 pasien di ruang perawatan intensif (ICU).

Salvador Jimenez, seorang jurnalis RTVE yang menjadi penumpang di lokasi kejadian, menggambarkan kengerian saat benturan terjadi.

"Saya berada di gerbong pertama. Ada saat di mana rasanya seperti gempa bumi dan kereta memang telah anjlok," kenang Jimenez.

Dugaan Kerusakan Rel

Meskipun penyelidikan resmi diperkirakan memakan waktu satu bulan, laporan awal mulai bermunculan. Mengutip sumber anonim dari Reuters, para ahli menemukan adanya kerusakan pada sambungan rel yang menyebabkan celah antar-bagian rel melebar saat dilintasi kereta. Namun, belum dipastikan apakah kerusakan tersebut merupakan penyebab utama atau dampak dari kecelakaan.

Menteri Puente menekankan bahwa jumlah korban tewas "belum final" karena proses identifikasi masih berlangsung di tengah puing-puing kereta yang ringsek.

Dampak Transportasi dan Simpati Publik

Akibat insiden ini, seluruh layanan kereta cepat antara Madrid dan kota-kota selatan seperti Malaga, Cordoba, Sevilla, dan Huelva ditangguhkan hingga Jumat mendatang. Raja Felipe VI dan Ratu Letizia turut menyampaikan belasungkawa mendalam dan menyatakan keprihatinan besar atas bencana ini.

Spanyol memiliki jaringan kereta cepat terbesar kedua di dunia setelah China, mencakup lebih dari 4.000 km. Tragedi di Adamuz ini membangkitkan ingatan pahit atas kecelakaan serupa di Galicia pada tahun 2013 yang menewaskan 80 orang. (BBC/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya