Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi III DPR dari Fraksi Partai Golkar, Soedeson Tandra meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertindak profesional dalam menyelidiki dugaan korupsi dan mark up proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Ia mengatakan KPK harus menindaklanjuti sekecil apapun informasi terkait proyek tersebut. Termasuk jika harus meminta keterangan dari orang penting.
KPK, tegas dia, juga harus bersikap hati-hati dan jangan sampai terjebak adanya muatan politis dalam kasus tersebut. Ia menyayangkan pada tahap penyelidikan ini, muncul nama-nama yang disebut terlibat dalam dugaan korupsi proyek Whoosh.
"Dalam penyelidikan itu jangan kita menyebut nama dulu. Itu namanya politis. KPK jangan didorong-dorong, gitu. Kita belum tahu dan jangan mendahului. Kita ingin KPK bertindak profesional dan tidak berada di atas tekanan dan tidak untuk tujuan politik," kata Soedeson kepada Media Indonesia, Rabu (29/10).
Soedeson meminta semua pihak untuk kooperatif. Ia mengatakan ketika nantinya KPK perlu meminta keterangan sejumlah pihak, termasuk figur besar seperti Presiden ke-7 RI Joko Widodo, maka hal tersebut wajib dilakukan.
"Membongkar korupsi wajib hukumnya bagi KPK. Kalau kemudian KPK dalam menjalankan tugasnya perlu meminta keterangan, termasuk orang-orang penting dan punya nama besar ya wajib dilakukan," katanya.
Sebelumnya, KPK menyampaikan tengah mengusut dugaan kasus terkait proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh. Pengusutan itu masih tahap penyelidikan.
"Ya benar jadi perkara tersebut saat ini sedang dalam tahap penyelidikan di KPK," kata Jubir KPK Budi Prasetyo.
Namun, ia belum menjelaskan lebih lanjut terkait dugaan korupsi yang diusut. Budi mengatakan perkembangan kasus yang masih tahap penyelidikan belum dapat disampaikan secara terbuka ke publik. (H-4)
Ia menilai wajar jika penyidikan KPK menemukan potensi penyimpangan bukan hanya dalam pembiayaan APBN, tetapi juga dalam pengadaan lahan proyek.
KPK sepakat dengan Mahfud bahwa penelusuran kasus bisa dilakukan tanpa menunggu laporan. Namun, aduan merupakan bentuk kerja sama KPK dengan masyarakat.
KPK mengizinkan tahanan, termasuk eks Menag Yaqut Cholil Qoumas, bertemu keluarga saat Idul Fitri 21 Maret 2026. Simak jadwal dan syarat kunjungannya di sini.
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) akan mengkaji lebih dalam konstruksi perkara dugaan pemerasan terkait tunjangan hari raya (THR) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.
Seluruh data dan temuan tersebut nantinya akan diuji secara mendalam dalam proses persidangan.
Budi mengatakan, penahanan ini dilakukan untuk kebutuhan penyidikan kasus dugaan rasuah pada penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kemenag.
Peran Gus Alex pertama dalam kasus ini adalah mengoordinir pelaksana ibadah haji khusus (PIHK) di Indonesia, untuk pembagian kuota tambahan.
Penelusuran juga dilakukan dengan memeriksa saksi lain. Detil penerimaan dipastikan dibuka saat persidangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved